Show simple item record

dc.contributor.authorHidayat, Muhammad Ivan
dc.date.accessioned2025-01-21T01:41:03Z
dc.date.available2025-01-21T01:41:03Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54538
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan di IKM Sukamaju yang bergerak pada industri kerajinan batik tulis di Yogyakarta yang menghadapi permasalahan ketidakpastian waktu produksi pada pembuatan batik tulis motif wahyu temurun. Hal ini disebabkan dari aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah, seperti pengulangan penghiasan motif dalam proses granit dan pengambilan serta pengembalian alat dan bahan yang tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan dominan, mengetahui faktor penyebab dominan, memberikan rekomendasi perbaikan, dan mengetahui perubahan waktu dari usulan yang diberikan dengan metode lean manufacturing. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi literatur, dan kuesioner. Analisis dilakukan dengan metode Borda untuk mambantu dalam pembobotan seven waste, dilanjutkan dengan analisis VALSAT untuk menentukan tools yang akan digunakan dalam pemetaan aktivitas, dan pemetaan aktivitas menggunakan PAM. VSM digunakan untuk menggambarkan proses produksi sebelum dan setelah diberikannya usulan perbaikan. Fishbone diagram digunakan untuk menemukan akar penyebab pemborosan yang terjadi dan QFD digunakan secara spesifik untuk menjadi dasar dalam pemberian usulan perbaikan pada kasus transportation. Temuan utama pemborosan dominan yang terjadi yakni overprocessing dengan durasi terlama 729290 detik (28 hari 6 jam) dan transportation dengan aktivitas terbanyak yaitu 36 aktivitas. Overprocessing disebabkan oleh pengulangan pengerjaan dalam penghiasan motif dengan faktor dominan method, sedangkan transportation disebabkan oleh pengambilan serta pengemballian alat dan bahan yang memakan waktu lama dengan faktor dominan machine dan material. Usulan perbaikan yang diberikan meliputi pembuatan SOP terkait penggunaan lilin dan pengadaan alat bantu pengambilan serta pengembalian alat dan bahan. Implementasi perbaikan tersebut menghasilkan penurunan waktu pada aktivitas penghiasan motif proses granit sebesar 86244 detik (3 hari 3 jam). Sedangkan pada pengambilan serta pengembalian alat dan bahan pada proses pemolaan, cecek, tembok, granit, dan bironi terjadi rata – rata penurunan waktu sebesar 410 detik (6 menit 49 detik). Penurunan ini menunjukkan adanya peningkatan produktivitas dan efisiensi yang mendukung keberlanjutan proses produksi batik tulis di IKM Sukamaju.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectLean Manufacturingen_US
dc.subjectPemborosanen_US
dc.subjectProcess Activity Mapping (PAM)en_US
dc.subjectValue Stream Mapping (VSM)en_US
dc.subjectQuality Function Deployment (QFD)en_US
dc.titlePenerapan Lean Manufacturing pada Produksi Batik untuk Meminimalisir Pemborosan pada Proses Produksi Batik Tulis (Studi Kasus: IKM Sukamaju)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522054


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record