Show simple item record

dc.contributor.authorNafisyah, Sri Wahyuni Evi
dc.date.accessioned2025-01-21T01:27:40Z
dc.date.available2025-01-21T01:27:40Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54535
dc.description.abstractLatar Belakang : Diet tinggi lemak (HFD) dapat menyebabkan stres oksidatif dan kerusakan hepar, yang berisiko berkembang menjadi NAFLD atau sirosis. Simvastatin dapat menurunkan stres oksidatif, tetapi efektivitasnya terhadap kadar MDA masih kontroversial. Bawang putih siung tunggal (Allium sativum) mengandung antioksidan yang dapat menurunkan MDA, dan kombinasi dengan simvastatin diharapkan memberikan efek sinergis. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak bawang putih siung tunggal dan simvastatin terhadap kadar MDA pada hepar tikus yang diinduksi HFD. Metode Penelitian : Penelitian menggunakan desain true experimental dengan metode post-test only control group. Sebanyak 20 tikus Wistar jantan dibagi menjadi empat kelompok: (1) kontrol negatif (HFD tanpa terapi), (2) kontrol positif (HFD + simvastatin 0,09 mg/100 gBB), (3) ekstrak bawang putih 400mg/100 gBB), dan (4) kombinasi simvastatin dan ekstrak bawang putih. Perlakuan diberikan selama 14 hari. Kadar MDA dianalisis dengan spektrofotometer. Hasil : Kadar MDA hepar berturut-turut: 11,1 ± 0,26; 7,3 ± 0,38; 4,9 ± 0,43; 6,9 ± 0,45 nmol/L (p=0,00). Kesimpulan: Ekstrak bawang putih tunggal lebih efektif menurunkan kadar MDA dibandingkan simvastatin atau kombinasi keduanya.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBawang Putihen_US
dc.subjectSimvastatinen_US
dc.subjectMDAen_US
dc.subjectHFDen_US
dc.subjectStres Oksidatifen_US
dc.titlePengaruh Kombinasi Ekstrak Akuades Bawang Putih Siung Tunggal (Allium Sativum) dan Simvastatin Terhadap Kadar Malondialdehid (MDA) Hepar Tikus yang diinduksi HFDen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21711182


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record