• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perbedaan Kadar D-dimer pada Pasien Covid-19 dengan Komorbid Diabetes Melitus dan Pasien Covid-19 Tanpa Komorbid Diabetes Melitus di RSUD Sleman

    Thumbnail
    View/Open
    19711119.pdf (6.835Mb)
    Date
    2022
    Author
    Ramadhani, Shafira
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Coronavirus disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS- CoV-2). Kasusnya berkembang dan menyebar dengan cepat ke seluruh dunia sehingga ditetapkan sebagai pandemi. Kasus COVID-19 di Indonesia sendiri telah melewati 2 gelombang lonjakan kasus. Diabetes melitus merupakan salah satu komorbid yang menjadi faktor risiko prediktor kuat terjadinya COVID-19 dengan tingkat keparahan yang berat. Saat ini D-dimer dijadikan prediktor mortalitas karena berkorelasi positif dengan derajat keparahan COVID-19. Tujuan Penelitian: Mengkaji lebih jauh perbedaan kadar D-dimer pada pasien COVID-19 dengan komorbid diabates melitus dan pasien COVID-19 tanpa komorbid diabetes melitus di RSUD Sleman. Metode Penelitian: Penelitian ini berjenis observasional analitik menggunakan metode cross sectional. Penelitian dilakukan di Instalasi Rekam Medis RSUD Sleman, pada bulan April 2022. Populasi target pada penelitian ini adalah pasien COVID-19 dengan dan tanpa komorbid diabetes melitus sebanyak 140 pasien yang terdiri dari 70 setiap kelompoknya. Penghitungan sampel menggunakan rumus analitik kategorik numerik tidak berpasangan dan teknik consecutive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Mann- Whitney U. Hasil: Terdapat perbedaan kadar D-dimer yang signifikan (p = 0,000) antara pasien COVID-19 dengan komorbid diabetes melitus dan pasien COVID-19 tanpa komorbid diabetes melitus. Kelompok subjek dengan komorbid diabetes melitus memiliki rerata kadar D-dimer kategori meningkat tinggi yaitu 2.877,7 ng FEU/mL. Sedangkan pada kelompok subjek tanpa komorbid diabetes melitus memiliki rerata kadar D-dimer kategori meningkat rendah hingga sedang yaitu 733,1 ng FEU/mL. Kesimpulan: Kadar D-dimer antara pasien COVID-19 dengan komorbid diabetes melitus dan pasien COVID-19 tanpa komorbid diabetes melitus memiliki perbedaan yang bermakna. Terjadi peningkatan kadar D-dimer antara kedua kelompok namun pada kelompok dengan komorbid diabetes melitus akan meningkat lebih tinggi dibandingkan dengan pasien tanpa komorbid diabetes melitus.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54500
    Collections
    • Medical Education [2922]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV