Show simple item record

dc.contributor.authorPratiwi, Annisa Nadya
dc.date.accessioned2025-01-17T08:19:15Z
dc.date.available2025-01-17T08:19:15Z
dc.date.issued2022
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54469
dc.description.abstractLatar Belakang: Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan sebuah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 atau biasa dikenal dengan SARS-CoV-2. Gejala yang dialami oleh pasien COVID-19 sangat bervariasi, seperti demam, batuk, flu, sesak napas, mudah lelah, dan hilangnya kemampuan mengecap rasa dan mencium bau. Hal ini menyebabkan diagnosis dini COVID-19 menjadi sulit. Namun, salah satu gejala yang paling sering terjadi dan merupakan hal yang mudah disadari untuk diagnosis COVID-19 yaitu anosmia atau hilangnya kemampuan indera penciuman. Adanya gejala anosmia ini sering dikaitkan dengan rendahnya tingkat keparahan gejala COVID-19 karena kebanyakan penderita dengan gejala anosmia tidak merasakan gejala lain yang lebih parah. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara anosmia dan tingkat keparahan gejala penderita COVID-19. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara anosmia dan tingkat keparahan gejala penderita COVID-19. Metode Penelitian: Metode yang dilakukan yaitu scoping review dengan menggunakan database Google Scholar, PubMed, dan Science Direct. Hasil: Hasil dari pencarian, didapatkan 2.988 artikel yang selanjutnya dilakukan seleksi dan didapatkan enam artikel untuk diekstraksi. Hasil enam artikel tersebut didapatkan bahwa penderita COVID-19 dengan anosmia biasanya disertai dengan gejala yang ringan, dapat menurunkan kadar sitokin pro-inflamasi berdasarkan temuan laboratorium, dan menurunkan angka kebutuhan terhadap ventilasi dan ruang intensive care (ICU). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara anosmia dan tingkat keparahan gejala penderita COVID-19, yaitu memperingan keparahan gejala yang dapat dilihat berdasarkan gejala penyerta, temuan hasil laboratorium, dan kebutuhan terhadap ventilasi dan ruang ICU.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.titleHubungan Antara Anosmia dan Tingkat Keparahan Gejala Penderita Covid-19: Sebuah Studi Scoping Reviewen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19711152


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record