| dc.description.abstract | Latar Belakang: Infertilitas pada pria, yang sering kali disebabkan oleh gangguan
pada sel Leydig akibat stres oksidatif pada testis, merupakan masalah global yang
meningkat secara signifikan. Dalam upaya mengatasi masalah ini, penelitian ini
mengusulkan terapi farmakologi berbasis kombinasi asam askorbat, simvastatin,
dan nanoenkapsulasi kitosan. Terapi ini bertujuan untuk melawan radikal bebas,
memperbaiki abnormalitas sel Leydig, dan mengurangi pembengkakan testis.
Melalui pendekatan ini, diharapkan dapat dikembangkan solusi yang inovatif untuk
mengatasi infertilitas pria dan meningkatkan kualitas hidup pasangan yang terkena
dampaknya.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui efek pemberian kombinasi simvastatin dan
asam askorbat terenkapsulasi nanopartikel kitosan terhadap jumlah sel leyding
pada tikus pasca induksi karbon tetraklorida (CCl4) dan high fat diet (HFD).
Metode: Penelitian ini bersifat eksperimental murni dengan posttest only control
group design. Sebanyak 30 ekor tikus wistar (Rattus novergicus) jantan dibagi
menjadi 6 kelompok. Kelompok normal (N) diberikan pakan standar, kelompok
induksi HFD tanpa CCl4 dan tanpa intervensi (KN1), kelompok induksi HFD dan
CCl4, tanpa intervensi (KN2), kelompok induksi HFD dan CCl4 dengan intervensi
campuran simvastatin dan asam askorbat (KI1), kelompok induksi HFD dan CCl4
dengan intervensi campuran simvastatin, asam askorbat, dan kitosan (KI2),
kelompok induksi HFD dan CCl4 dengan intervensi campuran simvastatin dan
asam askorbat 0,018/200grBB/hari terenkapsulasi dalam nanopartikel kitosan
(KI3). Data yang didapatkan berupa rerata jumlah sel Leydig intak setiap
kelompok. Hasil uji ANOVA didapatkan nilai p>0,05 yang berarti tidak terdapat
perbedaan signifikan antar kelompok dan dilanjutkan uji Post-Hoc Bonferroni.
Hasil: Rerata jumlah sel Leydig pada kelompok KNL (8,20 ± 1,85), kelompok KN1
(4,13 ± 0,43), kelompok KN2 (4,66 ± 1,50), kelompok KI1 (5,06 ± 0,67), kelompok
KI2 (6,20 ± 0,52), kelompok KI3 (7,40 ± 2,72), dengan p value sebesar p=0,407.
Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan signifikan antara rerata jumlah sel Leydig
pada kelompok yang diberikan kombinasi simvastatin dan asam askorbat
terenkapsulasi nanopartikel kitosan dibandingkan dengan kelompok induksi
karbon tetraklorida (CCl4) dan HFD. | en_US |