| dc.description.abstract | Kota Tasikmalaya merupakan sebuah kota kecil di provinsi Jawa Barat yang termasuk salah satu bagian wilayah Jawa Barat
yang kegiatannya diarahkan pada sektor industri, perdagangan, Pendidikan, dan industri wisata. Kota Tasikmalaya jelas dapat
menarik investor untuk berinvestasi di sana setelah menjadi kota industri. Di sini, potensi industri yang dimaksud adalah Usaha
Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Oleh karena itu, untuk mendukung sektor industi kecil di Kota Tasikmalaya, diperlukan sarana
dan prasarana yang baik. Salah satunya adalah pusat UMKM, yang berfungsi sebagai ruang untuk mendukung pengembangan
dan pemberdayaan para pelaku usaha, diharapkan mampu meningkatkan nilai kelokalan berdasarkan nilai lokal di Tasikmalaya
yang bersifat arsitektural.
Setelah ditinjau kembali melihat potensi ekonomi kreatif di Kota Tasikmalaya berujung pada perancangan Pusat Kuliner
berbasis UMKM yang diharapkan akan berdampak pada kemajuan industri kreatif. Dengan melakukan perancangan Pusat kuliner
berbasih UMKM ini dapat mendorong kreatif masyarakat yang ada di Kota Tasikmalaya menjadi lebih inovatif dan mempunyai
nilai lokal. Perancangan Pusat Kuliner berbasih UMKM di Kota Tasikmalaya nantinya akan dibangun menyesuaikan dengan
persyaratan teknis pemilihan lokasi sesuai dengan Kawasan industri, tepatnya di Dadaha Kota Tasikmalaya. Dengan
menggunakan pendektan Neo-Vernakular yang menerapkan prinsip-prinsip seperti bentuk, kontruksi, konsep, filosofi, dan tata
ruang dengan tujuan melestarikan unsur-unsur lokal yang telah terbentuk secara empiris oleh sebuah tradisi yang kemudian
sedikit atau banyaknya mengalami pembaruan menuju suatu karya yang lebih modern/maju tanpa mengesampingkan nilai-
nilai tradisi.
Dengan menerapkan pendekatan Arsitektur Neo-vernakular dapat kembali mengangkat identitas lokal khas Tasikmalaya,
yang dimana rancangan pada bangunan mengedepankan bentuk dan filosofi ruang yang diambil dari rumah adat Kampung
Naga. Rancangan di bagi menjadi tiga kawasan sesuai tipologi kawasan Kampung Naga, yaitu Kawasan bersih, kawasan
kotor,kawasan terlarang. | en_US |