• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Pusat Kuliner Berbasis UMKM di Kota Tasikmalaya dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular

    Thumbnail
    View/Open
    20512052.pdf (12.13Mb)
    Date
    2024
    Author
    Faisyal, Muhammad Zidan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kota Tasikmalaya merupakan sebuah kota kecil di provinsi Jawa Barat yang termasuk salah satu bagian wilayah Jawa Barat yang kegiatannya diarahkan pada sektor industri, perdagangan, Pendidikan, dan industri wisata. Kota Tasikmalaya jelas dapat menarik investor untuk berinvestasi di sana setelah menjadi kota industri. Di sini, potensi industri yang dimaksud adalah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Oleh karena itu, untuk mendukung sektor industi kecil di Kota Tasikmalaya, diperlukan sarana dan prasarana yang baik. Salah satunya adalah pusat UMKM, yang berfungsi sebagai ruang untuk mendukung pengembangan dan pemberdayaan para pelaku usaha, diharapkan mampu meningkatkan nilai kelokalan berdasarkan nilai lokal di Tasikmalaya yang bersifat arsitektural. Setelah ditinjau kembali melihat potensi ekonomi kreatif di Kota Tasikmalaya berujung pada perancangan Pusat Kuliner berbasis UMKM yang diharapkan akan berdampak pada kemajuan industri kreatif. Dengan melakukan perancangan Pusat kuliner berbasih UMKM ini dapat mendorong kreatif masyarakat yang ada di Kota Tasikmalaya menjadi lebih inovatif dan mempunyai nilai lokal. Perancangan Pusat Kuliner berbasih UMKM di Kota Tasikmalaya nantinya akan dibangun menyesuaikan dengan persyaratan teknis pemilihan lokasi sesuai dengan Kawasan industri, tepatnya di Dadaha Kota Tasikmalaya. Dengan menggunakan pendektan Neo-Vernakular yang menerapkan prinsip-prinsip seperti bentuk, kontruksi, konsep, filosofi, dan tata ruang dengan tujuan melestarikan unsur-unsur lokal yang telah terbentuk secara empiris oleh sebuah tradisi yang kemudian sedikit atau banyaknya mengalami pembaruan menuju suatu karya yang lebih modern/maju tanpa mengesampingkan nilai- nilai tradisi. Dengan menerapkan pendekatan Arsitektur Neo-vernakular dapat kembali mengangkat identitas lokal khas Tasikmalaya, yang dimana rancangan pada bangunan mengedepankan bentuk dan filosofi ruang yang diambil dari rumah adat Kampung Naga. Rancangan di bagi menjadi tiga kawasan sesuai tipologi kawasan Kampung Naga, yaitu Kawasan bersih, kawasan kotor,kawasan terlarang.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54353
    Collections
    • Architecture [3971]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV