Klasifikasi Node menggunakan Community Detection dan Graph Convolutional Network untuk mengidentifikasi Market Champions Pada Industri Film Indonesia (Studi Kasus : Film IMDb yang Tayang di Indonesia)
Abstract
Sektor ekonomi kreatif Indonesia merupakan salah satu sumber pendapatan
nasional yang memiliki potensi pertumbuhan signifikan di masa depan. Salah satu
faktor utama yang dipandang dapat mempengaruhi pertumbuhan sektor ekonomi
kreatif yaitu dukungan infrastruktur dan teknologi seperti penerapan artificial
intelligence, data analystics, dan machine learning. Akan tetapi penerapan tersebut
masih belum diperhatikan pada tahapan pra-produksi film. Penting bagi pelaku
industri film di Indonesia untuk menentukan rencana yang handal pada tahapan pra-
produksi film, salah satunya dengan mengetahui market champions yang
melibatkan karakteristik film populer. Oleh karena itu, dilakukan analisis
klasifikasi film dengan pendekatan deep learning yaitu Graph Convolutional
Network, dikombinasikan dengan community detection menggunakan algoritma
Louvain untuk mengidentifikasi market champions melalui klasifikasi node pada
data grafik. Diperoleh hasil yang menunjukkan terdapat 654 komunitas film dengan
karakteristik 28 komunitas yang diidentifikasi sebagai market champions memiliki
alur cerita bergenre drama, comedy, dan action dengan rata-rata rating 6.2903, rata-
rata voting 72283.57 orang, dan durasi penayangan 102.28 menit. Kru pada
komunitas film paling populer terdiri dari aktor Archie Panjabi, director Rhys
Thomas, dan penulis naskah Bill Mantlo. Di masa depan, kolaborasi yang baik antar
kru-kru tersebut diharapkan dapat dibentuk dan direncanakan untuk meningkatkan
popularitas film Indonesia.
Collections
- Statistics [1251]
