Show simple item record

dc.contributor.authorKoda, Muhammad Idris
dc.date.accessioned2025-01-14T02:35:37Z
dc.date.available2025-01-14T02:35:37Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54340
dc.description.abstractPenyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian pada pengidapnya. PJK dapat terjadi dikarenakan adanya penyempitan pada arteri koroner yang menyebabkan terganggunya aliran darah. PJK juga menjadi pembunuh nomor satu di negara- negara maju. Di Indonesia pasien pengidap PJK ialah berbanding 15: 1000 orang. Upaya pengobatan yang dapat dilakukan ialah operasi transplantasi jantung, operasi bypass, dan pemasangan stent. Operasi transplantasi jantung belum pernah dilakukan di Indonesia. Sedangkan untuk operasi bypass, membutuhkan waktu operasi yang lama serta biaya yang sangat mahal. Sehingga pemasangan stent menjadi pengobatan alternatif. Stent adalah pipa kecil yang dimasukkan ke dalam arteri yang berguna untuk membuka penyempitan yang terjadi. Pemasangan stent menjadi alternatif pengobatan dikarenakan biaya yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan operasi bypass. Selain itu, pemasangan stent juga tidak memakan waktu operasi yang lama. Tetapi ketersediaan stent yang ada di Indonesia sangat bergantung pada impor. Hal ini dikarenakan terbatasnya sumber daya, sangat berbanding terbalik dengan kebutuhan stent yang mencapai 15.000 tiap tahunnya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian yang dilakukan menawarkan upaya yang dapat dilakukan agar stent dapat diproduksi secara mandiri. Stent dirancang dengan desain berbentuk belah ketupat. Kemudian berdasarkan desain tersebut, dibuat desain dua dimensi atau sketsa untuk proses pemesinan laser marking. Terdapat dua desain dua dimensi yang dibutuhkan untuk membuat satu stent jantung. Setelah desain atau sketsa diperoleh, kemudian dilanjutkan dengan proses laser marking. Proses laser marking dilakukan berulang-ulang sampai laser dapat menembus tube dengan bentuk belah ketupat. Setelah itu dilakukan pengujian mikro dan pengujian geometri. Hasilnya adalah struktur stent dapat dibuat walaupun masih terdapat beberapa kekurangan dan kegagalan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectStenten_US
dc.subjectPenyakit Jantung Koroneren_US
dc.subjectLaser Markingen_US
dc.titleStudi Awal Proses Laser Marking Sebagai Pemesinan Alternatif Stent Jantungen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20525146


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record