• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Mechanical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Awal Proses Laser Marking Sebagai Pemesinan Alternatif Stent Jantung

    Thumbnail
    View/Open
    20525146.pdf (5.009Mb)
    Date
    2024
    Author
    Koda, Muhammad Idris
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian pada pengidapnya. PJK dapat terjadi dikarenakan adanya penyempitan pada arteri koroner yang menyebabkan terganggunya aliran darah. PJK juga menjadi pembunuh nomor satu di negara- negara maju. Di Indonesia pasien pengidap PJK ialah berbanding 15: 1000 orang. Upaya pengobatan yang dapat dilakukan ialah operasi transplantasi jantung, operasi bypass, dan pemasangan stent. Operasi transplantasi jantung belum pernah dilakukan di Indonesia. Sedangkan untuk operasi bypass, membutuhkan waktu operasi yang lama serta biaya yang sangat mahal. Sehingga pemasangan stent menjadi pengobatan alternatif. Stent adalah pipa kecil yang dimasukkan ke dalam arteri yang berguna untuk membuka penyempitan yang terjadi. Pemasangan stent menjadi alternatif pengobatan dikarenakan biaya yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan operasi bypass. Selain itu, pemasangan stent juga tidak memakan waktu operasi yang lama. Tetapi ketersediaan stent yang ada di Indonesia sangat bergantung pada impor. Hal ini dikarenakan terbatasnya sumber daya, sangat berbanding terbalik dengan kebutuhan stent yang mencapai 15.000 tiap tahunnya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian yang dilakukan menawarkan upaya yang dapat dilakukan agar stent dapat diproduksi secara mandiri. Stent dirancang dengan desain berbentuk belah ketupat. Kemudian berdasarkan desain tersebut, dibuat desain dua dimensi atau sketsa untuk proses pemesinan laser marking. Terdapat dua desain dua dimensi yang dibutuhkan untuk membuat satu stent jantung. Setelah desain atau sketsa diperoleh, kemudian dilanjutkan dengan proses laser marking. Proses laser marking dilakukan berulang-ulang sampai laser dapat menembus tube dengan bentuk belah ketupat. Setelah itu dilakukan pengujian mikro dan pengujian geometri. Hasilnya adalah struktur stent dapat dibuat walaupun masih terdapat beberapa kekurangan dan kegagalan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54340
    Collections
    • Mechanical Engineering [744]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV