Show simple item record

dc.contributor.authorFlavia, Mona
dc.date.accessioned2025-01-09T03:00:58Z
dc.date.available2025-01-09T03:00:58Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54277
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kontrol diri dalam memediasi hubungan intensitas penggunaan media sosial TikTok dan pembelian impulsif pada mahasiswa. Hipotesis yang diajukan adalah kontrol diri merupakan mediator pada intensitas penggunaan media sosial TikTok dan pembelian impulsif mahasiswa. Penelitian ini melibatkan 153 responden (N=153) yang merupakan mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan Impulse Buying Tendency Scale yang dikembangkan oleh Verplanken & Herabadi (2001). Facebook Intensity yang diadaptasi oleh Trifiro (2018), dan Brief Self Control Scale (BSCS) yang diadaptasi oleh Arifin & Mirra (2020). Metode analisis data yang digunakan adalah teknik regresi mediasi dengan menggunakan software Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok dan pembelian impulsif. Selain itu, ditemukan hubungan negatif antara pembelian impulsif dan kontrol diri. Analisis juga mengungkap bahwa kontrol diri memediasi secara parsial hubungan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok dan pembelian impulsif mahasiswa.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPembelian Impulsifen_US
dc.subjectIntensitas Penggunaan Media Sosial Tiktoken_US
dc.subjectKontrol Dirien_US
dc.titleKontrol Diri Sebagai Mediator Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Tiktok dan Pembelian Impulsif Pada Mahasiswaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320264


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record