Kontrol Diri Sebagai Mediator Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Tiktok dan Pembelian Impulsif Pada Mahasiswa
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kontrol diri dalam memediasi
hubungan intensitas penggunaan media sosial TikTok dan pembelian impulsif pada
mahasiswa. Hipotesis yang diajukan adalah kontrol diri merupakan mediator pada
intensitas penggunaan media sosial TikTok dan pembelian impulsif mahasiswa.
Penelitian ini melibatkan 153 responden (N=153) yang merupakan mahasiswa.
Data dikumpulkan menggunakan Impulse Buying Tendency Scale yang
dikembangkan oleh Verplanken & Herabadi (2001). Facebook Intensity yang
diadaptasi oleh Trifiro (2018), dan Brief Self Control Scale (BSCS) yang diadaptasi
oleh Arifin & Mirra (2020). Metode analisis data yang digunakan adalah teknik
regresi mediasi dengan menggunakan software Jamovi. Hasil penelitian
menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara intensitas
penggunaan media sosial TikTok dan pembelian impulsif. Selain itu, ditemukan
hubungan negatif antara pembelian impulsif dan kontrol diri. Analisis juga
mengungkap bahwa kontrol diri memediasi secara parsial hubungan antara
intensitas penggunaan media sosial TikTok dan pembelian impulsif mahasiswa.
Collections
- Psychology [2602]
