Show simple item record

dc.contributor.authorSaputro, Angreini Rahmanda
dc.contributor.authorBudiman, Hanif
dc.contributor.authorFasya, Nabiela Salma
dc.date.accessioned2025-01-03T10:15:03Z
dc.date.available2025-01-03T10:15:03Z
dc.date.issued2024-07-01
dc.identifier.issn2964-8483
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/123456789/54198
dc.description.abstractDe Tjolomadoe merupakan bangunan revitalisasi yang kaya akan warisan sejarah karena menjadi pabrik gula tua pertama di Indonesia. Selain museum, De Tjolomadoe menjadi tempat konser, festival, dan berbagai aktivitas lainnya seperti bersepeda, jogging dan senam. Tujuan penelitian ini untuk mencari seberapa jauh keterlibatan masyarakat dalam proses placemaking pada Kawasan De Tjolomadoe. Kajian placemaking di De Tjolomadoe menggunakan metode survei, wawancara, observasi, dan pengumpulan informasi dari berbagai literatur sejarah yang tersebar di internet serta teori Genius Loci. Keterlibatan masyarakat setempat menjadi pertimbangan dalam perkembangan place making Kawasan De Tjolomadoe sebagai ruang publik kota dengan pendekatan keberlanjutan masyarakat. De Tjolomadoe dalam arsitektur sosial, ekonomi dan budaya telah memenuhi kualitas fungsional, visual dan lingkungan. Penerapan teknologi dan desain ramah lingkungan disarankan untuk pemeliharaan De Tjolomadoe.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.relation.ispartofseriesSAKAPARI 13;
dc.subjectplacemakingen_US
dc.subjectruang publik kotaen_US
dc.subjectDe Tjolomadoeen_US
dc.subjectarsitektur sosial ekonomi dan budayaen_US
dc.subjectkeberlanjutan masyarakaten_US
dc.titleDE TJOLOMADOE SOLO SEBAGAI RUANG PUBLIK KOTA DENGAN PENDEKATAN KEBERLANJUTAN MASYARAKATen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record