Show simple item record

dc.contributor.authorBrilliany, Rhaina Annadroh
dc.date.accessioned2025-01-02T06:47:21Z
dc.date.available2025-01-02T06:47:21Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54166
dc.description.abstractKeadaan dislipidemia atau adanya peningkatan jumlah lipid di dalam darah dapat memproduksi adanya ROS berlebih yang mampu mempercepat produksi radikal bebas di dalam tubuh. Kondisi ini dapat menimbulkan penyakit seperti serosis hati, perlemakan hati, dan aterosklerosis. Salah satu pengembangan pengobatan yang dapat dilakukan adalah pemberian eksrak dari bahan alam, salah satunya ekstrak kulit buah naga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara ekstraksi kulit buah naga merah untuk pengobatan dislipidemia dan potensi ekstrak kulit buah naga merah sebagai agen antioksidan terhadap kadar SOD hepar pada tikus dislipidemia. Penelitian dilakukan dengan menginduksi tikus dengan high fat diet untuk memberikan kondisi dislipidemia yang kemudian diintervensi dengan ekstrak kulit buah naga dosis 60 mg/100 mL dan 80 mg/100 mL dengan simvastatin sebagai lalu diterminasi jaringan hepar untuk mengetahui kadar SOD. Ekstrak dibuat dengan proses maserasi dan diuapkan dengan rotary evaporator. Sebanyak 2,1 kg kulit buah naga yang diekstraksi, diperoleh 16 gram ekstrak kental dengan yield 0,76% mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, alkaloid, saponin, dan terpenoid. Intervensi dosis 80 mg/100 mL (P2) memiliki efektivitas lebih baik dengan kadar SOD yaitu 73,73%; sedangkan dosis 60 mg/100 mL (P1) yaitu 71,96%. Namun keduanya memiliki efektivitas yang baik diketahui berdasarkan kadar SOD yang hampir sama dengan intervensi simvastatin (K+). Hasil analisis untuk uji Kruskal Wallis memberikan hasil 0,002 yang artinya p<0,05, sehingga diketahui bahwa data antar kelompok tidak homogen yang menunjukkan perlakuan yang diberikan cukup kuat untuk menciptakan perbedaan yang terukur berasal dari efek perlakuan, bukan dari variasi acak, artinya efek peningkatan kadar SOD oleh pemberian ekstrak maupun simvastatin bisa dianggap relevan secara statistik dan juga biologis.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectDislipidemiaen_US
dc.subjectAntioksidanen_US
dc.subjectRadikal Bebasen_US
dc.subjectSODen_US
dc.subjectKulit Buah Nagaen_US
dc.titleStudi Senyawa Aktif Ekstrak Kulit Buah Naga Merah dan Efeknya Terhadap Kadar Superoksida Dismutase (SOD) di Jaringan Hepar Tikus Wistar Jantan yang diinduksi Dislipidemiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM21612063


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record