Show simple item record

dc.contributor.authorKumala, Muhammad Rafli
dc.date.accessioned2025-01-02T03:32:10Z
dc.date.available2025-01-02T03:32:10Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54144
dc.description.abstractPerubahan iklim akibat emisi karbon dioksida (CO2) yang tinggi, terutama dari pembangkit listrik tenaga batu bara, memicu peningkatan suhu global, cuaca ekstrem, dan kerusakan ekosistem. Dengan tingginya ketergantungan pada batu bara di Pulau Jawa, diperlukan solusi energi bersih untuk mengurangi dampak lingkungan sambil memenuhi kebutuhan listrik. Penelitian ini bertujuan membandingkan dampak lingkungan dan ekonomi dari pembangkit listrik batu bara, nuklir, serta energi terbarukan (surya dan angin) guna menentukan sumber energi berkelanjutan. Metode Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) digunakan untuk menilai biaya per kilowatt-jam (Rp/kWh), emisi karbon per kilowatt-jam (g CO2eq/kWh), dan keandalan energi. Hasil menunjukkan bahwa energi nuklir unggul dengan emisi rendah, keandalan tinggi, dan biaya kompetitif dibandingkan batu bara dan energi terbarukan. Rekomendasi penelitian ini adalah menjadikan energi nuklir sebagai sumber utama, didukung EBT sebagai pelengkap, sambil mengurangi peran batu bara, sehingga transisi menuju sistem energi yang lebih bersih, andal, dan berkelanjutan di Pulau Jawa dapat tercapai.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectEnergien_US
dc.subjectIklimen_US
dc.subjectMCDAen_US
dc.subjectNukliren_US
dc.titleStudi Perbandingan Dampak Lingkungan dan Ekonomi Berbagai Jenis Pembangkit Listrik di Pulau Jawaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18513069


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record