Studi Perbandingan Dampak Lingkungan dan Ekonomi Berbagai Jenis Pembangkit Listrik di Pulau Jawa
Abstract
Perubahan iklim akibat emisi karbon dioksida (CO2) yang tinggi, terutama dari
pembangkit listrik tenaga batu bara, memicu peningkatan suhu global, cuaca
ekstrem, dan kerusakan ekosistem. Dengan tingginya ketergantungan pada batu
bara di Pulau Jawa, diperlukan solusi energi bersih untuk mengurangi dampak
lingkungan sambil memenuhi kebutuhan listrik. Penelitian ini bertujuan
membandingkan dampak lingkungan dan ekonomi dari pembangkit listrik batu
bara, nuklir, serta energi terbarukan (surya dan angin) guna menentukan sumber
energi berkelanjutan. Metode Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA)
digunakan untuk menilai biaya per kilowatt-jam (Rp/kWh), emisi karbon per
kilowatt-jam (g CO2eq/kWh), dan keandalan energi. Hasil menunjukkan bahwa
energi nuklir unggul dengan emisi rendah, keandalan tinggi, dan biaya kompetitif
dibandingkan batu bara dan energi terbarukan. Rekomendasi penelitian ini adalah
menjadikan energi nuklir sebagai sumber utama, didukung EBT sebagai
pelengkap, sambil mengurangi peran batu bara, sehingga transisi menuju sistem
energi yang lebih bersih, andal, dan berkelanjutan di Pulau Jawa dapat tercapai.
Collections
- Environmental Engineering [1887]
