Show simple item record

dc.contributor.authorSapiah, Yolan Cici
dc.date.accessioned2024-12-31T07:38:51Z
dc.date.available2024-12-31T07:38:51Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54136
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelimpahan dan persebaran mikroplastik di aliran Sungai Babon, Semarang, yang berada di wilayah padat penduduk dan industri. Sampah plastik di sungai ini terdegradasi menjadi mikroplastik akibat aktivitas manusia dan limbah yang tidak terkelola. Penelitian ini mengidentifikasi mikroplastik berdasarkan jumlah, kelimpahan, warna, bentuk, dan jenis polimer yang terdapat pada 8 lokasi peta sebaran. Analisis sampel dilakukan di Laboratorium Teknik Lingkungan, Universitas Islam Indonesia, dengan metode penelitian NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) yang telah dimodifikasi. Kelimpahan mikroplastik di Sungai Babon bervariasi, dengan titik SKB 3 tertinggi (0,96 partikel/L) dan SKB 4 terendah (0,16 partikel/L). Jenis dominan adalah fragmen (1,27 partikel/L), diikuti fiber, film, foam, dan pellet. Warna transparan paling umum (1,05 partikel/L). Polimer yang ditemukan adalah Polypropylene (PP) dab Polycarbonate (PC), masing-masing 29%. Titik SKB 3 memiliki jumlah tertinggi, dengan fragmen dan warna coklat dominan, sedangkan SKB 4 didominasi fiber berwarna transparan. Temuan ini menegaskan bahwa Sungai Babon menjadi tempat akumulasi mikroplastik yang signifikan akibat aktivitas manusia dan pembuangan sampah, sehingga diperlukan langkah mitigasi yang lebih baik untuk mengatasi pencemaran tersebut.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMikroplastiken_US
dc.subjectSungai Babonen_US
dc.subjectKelimpahanen_US
dc.subjectPencemaranen_US
dc.titleSebaran Mikroplastik di Perairan Sungai Babon, Semarang, Jawa Tengahen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20513100


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record