Perintisan Jasa Media Digital (Funia Creative) untuk meningkatkan Pelayanan Produksi Media Digital dan membangun Loyalitas Pelanggan
Abstract
Menurut data dari Kemenparekraf, sektor ekonomi kreatif di Indonesia
menunjukkan peningkatan produk domestik bruto (PDB) secara berkelanjutan
setelah pandemi Covid-19 yang terjadi pada tahun 2020. Funia Creative adalah
sebuah perintisan bisnis yang bergerak di bidang jasa multimedia kreatif. Layanan
yang ditawarkan oleh Funia Creative adalah, layanan fotografi, layanan desain
grafis dan layanan pemberdayaan UMKM. Funia Creative didirikan oleh tiga orang
dengan menggunakan akad musyarakah. Target pelanggan Funia Creative adalah,
orang-orang menyukai hal yang berkaitan dengan media digital,UMKM,
mahasiswa atau mahasiswi dan acara tertentu. Funia Creative memasarkan layanan
melalui pemasaran online dan pemasaran offline. Pada pemasaran online Funia
Creative melakukan pemasaran dengan memanfaatkan paltform sosial media
Instagram. Lalu pada pemasaran offline Funia Creative memasarkan layanan
dengan menggunakan metode Word Of Mouth (WOM). Program kerja yang
dilakukan oleh pemasar meliputi, analisis riset pasar, melakukan strategi
pemasaran, membuat portofolio usaha ,mencari ide konten pemasaran, dan
membuat akun sosial media Funia Creative. Funia Creative mulai beroperasi pada
tanggal 28 september hingga 3 november. Pada periode tersebut Funia Creative
melakukan penjualan layanan meliputi, layanan fotografi, dan desain grafis. Funia
Creative menghasilkan laba bersih Rp 227.500. Pada penulisan perintisan bisnis
tersebut menghasilkan, strategi terkait pemasaran, kegiatan yang dilakukan oleh
pemasar dan evaluasi tim Funia Creative.
Collections
- Islamic Economics [1180]
