| dc.description.abstract | Latar Belakang: Infertilitas banyak terjadi dan dapat disebabkan oleh diet tinggi lemak
dan gaya hidup yang buruk. Salah satu indikator infertilitas adalah kadar testosteron.
Kondisi dislipidemia dapat mengganggu produksi testosteron dengan mengganggu
sintesis lutenizing hormone (LH) melalui mekanisme umpan balik negatif pada aksis
hipotalamus dan kelenjar pituitari. Kurma ajwa sebagai makanan fungsional memiliki
kadar flavonoid dan steroid yang berpotensi dapat memperbaiki produksi hormon
testosteron.
Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian jus kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.)
terhadap kadar testosteron jaringan testis pada tikus putih (Rattus novergicus) yang
diinduksi diet tinggi lemak.
Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan Bahan Biologi Tersimpan (BBT) berupa
testis tikus dengan kelompok hewan coba berupa kelompok sehat (S), kontrol negatif
(KN) berupa induksi tanpa intervensi, kontrol positif (KP) berupa induksi dengan
intervensi atorvastatin, perlakuan 1 berupa induksi dengan intervensi jus kurma 40%
dengan dosis 1ml/100grBB/hari (P1), dan perlakuan 2 (P2) yaitu induksi dengan
intervensi jus kurma 60% dengan dosis 1ml/100grBB/hari. Induksi dilakukan selama
14 hari. Setelah dilakukan intervensi selama 14 hari, kadar testosteron jaringan testis
diukur menggunakan metode ELISA dan diuji menggunakan One-Way ANOVA dan
post hoc Bonferroni.
Hasil: Kadar testosteron rata-rata menunjukkan angka 163,02 + 2,32 pada kelompok
S, angka 59,10 + 2,03 pada kelompok KN, pada kelompok KP 149,52 + 2,91, P1
senilai 128,63 + 2,11, dan pada P2 didapatkan 146,66 + 1,5. Terdapat perbedaan
signifikan antara kelompok S dan KN, yang menunjukkan bahwa diet tinggi lemak
menyebabkan penurunan kadar testosteron testis dengan nilai p=0,000. Perbedaan
signifikan terhadap KN juga ditemukan pada kelompok intervensi P1 dan P2 dengan
nilai p=0,000. Kadar testosteron KP dan P2 tidak signifikan dengan p=0,364 yang
artinya intervensi kurma ajwa 60% memiliki efek sebanding dengan atorvastatin.
Simpulan: Kadar testosteron jaringan testis pada tikus putih (Rattus novergicus)
diinduksi diet tinggi lemak yang diberi kurma ajwa (Phoenix dactylifera L.)
menunjukkan hasil yang lebih baik daripada testosteron jaringan testis kelompok tikus
putih yang hanya diinduksi diet tinggi lemak. Pemberian variasi pada jus kurma ajwa
berpengaruh terhadap kadar testosteron jaringan testis tikus putih yang diinduksi diet
tinggi lemak. Efek terhadap kadar testosteron tikus putih jus kurma ajwa 60%
sebanding dengan pemberian atorvastatin. | en_US |