• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Student Papers | Makalah Mahasiswa
    • Master of Islamic Studies
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Optimalisasi Ekosistem Kemandirian Ekonomi dengan Pendekatan Hexahelix pada Panti Asuhan Muhammadiyah Al-Amin di Kota Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    21913004.pdf (4.731Mb)
    Date
    2024
    Author
    Jauhary, Ahsan Haq
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kemandirian ekonomi penting bagi panti asuhan untuk mengurangi ketergantungan pada donasi dan memastikan keberlanjutan operasional. Panti Asuhan Muhammadiyah Al-Amin Gedongkuning menghadapi tantangan memenuhi kebutuhan dana bulanan, termasuk cicilan gedung, karena unit usaha yang belum optimal. Untuk mengatasi hal ini, panti perlu memanfaatkan jaringan hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, industri, media, masyarakat, dan lembaga keuangan. Kolaborasi lintas sektor ini dapat membantu pengembangan usaha mandiri, seperti peternakan dan penjualan produk, sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi anak-anak asuh. Dengan optimalisasi ekosistem kemandirian ekonomi melalui pendekatan hexahelix, panti dapat memperkuat ketahanan finansial, mengurangi ketergantungan eksternal, dan memastikan seluruh kebutuhan operasional terpenuhi secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi ekosistem kemandirian ekonomi dengan pendekatan hexahelix pada Panti Asuhan Muhammadiyah Al-Amin di Kota Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemandirian ekonomi Panti Asuhan Muhammadiyah Al-Amin memerlukan kolaborasi lintas sektor yang terintegrasi. Pemerintah, akademisi, industri, media, masyarakat, dan lembaga keuangan berperan penting melalui pelatihan, pendanaan, promosi, dan pengembangan usaha. Dengan mengelola usaha mandiri berbasis prinsip ekonomi Islam, seperti peternakan dan penjualan produk, panti asuhan berupaya mengurangi ketergantungan pada donatur. Meskipun tantangan tetap ada, diversifikasi usaha, transparansi keuangan, dan penguatan jaringan kemitraan menjadi kunci membangun kemandirian yang berkelanjutan dan mendukung pemberdayaan masyarakat.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54064
    Collections
    • Master of Islamic Studies [179]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV