Pengelompokan Tingkat Kemiskinan di Desa Pondokrejo Tahun 2023 menggunakan Block-based K-medoids Partitioning Method
Abstract
Kemiskinan adalah persoalan yang selalu menjadi fokus perhatian pemerintah
di seluruh dunia. Di Indonesia, kemiskinan berlangsung pada sejumlah wilayah,
baik di perkampungan maupun perkotaan, dengan tantangan tersendiri. Kabupaten
Sleman merupakan daerah yang rawan kemiskinan khususnya Desa Pondokrejo,
sehingga diperlukan analisis untuk dapat mengetahui pengelompokan tingkat
kemiskinan. Tujuan dari pengelompokan ini adalah untuk mengidentifikasi
kelompok-kelompok dengan tingkat kemiskinan tertentu, yang dapat menjadi
langkah strategis dalam mengurangi angka kemiskinan dan menyajikan informasi
yang berguna bagi pemerintah daerah ketika merumuskan ketentuan yang lebih
tepat sasaran. Penelitian ini dilakukan di Desa Pondokrejo dengan pengambilan
data dari Dinas Sosial Kabupaten Sleman yang terdiri dari 1 variabel numerik, 4
variabel kategorik (ordinal), dan 10 variabel biner. Analisis ini menggunakan
metode Block-Based K-Medoids Partitioning secara ukuran jarak Manhattan serta
perkiraan total kelompok berdasarkan 5 indeks validitas yaitu Deviation Ratio
Index Based on K-Medoids (DRIM), Silhouette dan Calinski-Harabasz (CH) yang
sama-sama menghasilkan cluster k = 2, sementara untuk indeks validitas Hartigan
(H) menghasilkan cluster k = 4 dan untuk indeks validitas Krzanowski-Lai (KL)
menghasilkan cluster k = 8. Cluster terbaik pada penelitian ini adalah 2 kelompok
atau cluster. Cluster 1 merupakan kelompok miskin yang terdiri dari 481 anggota,
sedangkan cluster 2 merupakan kelompok rentan miskin terdiri dari 824 anggota.
Collections
- Statistics [1251]
