Penguatan Karakter Religius melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan di MTsN 2 Sleman
Abstract
Fenomena kenakalan remaja dan krisis moral di kalangan
pelajar menunjukkan kebutuhan mendesak akan pendidikan karakter
yang efektif. Maka dari itu, MTsN 2 Sleman, melalui program
ekstrakurikuler keagamaan, berupaya membentuk karakter religius
siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penguatan karakter
religius melalui ekstrakurikuler keagamaan di MTsN 2 Sleman, dan
menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat upaya
penguatan karakter religius melalui ekstrakurikuler keagamaan di
MTsN 2 Sleman.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dengan teknik
penggunaan data terdiri dari tiga: observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Informan terdiri dari kepala sekolah, guru aqidah akhlak,
guru al-qur’an hadist dan siswa yang aktif ekstrakurikuler keagamaan.
Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, penyajian, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini adalah penguatan karakter religius melalui
kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di MTsN 2 Sleman dilakukan
dengan kegiatan yang berfokus pada pembiasaan nilai-nilai Islami
terutama kegiatan hadrah dan tahfidz memberikan ruang bagi siswa
untuk memperdalam pemahaman dan pengamalan agama Islam secara
praktis dan interaktif. Selain itu, dukungan pembina yang berperan
sebagai teladan, dan evaluasi berkala menjadi kunci utama dalam
membangun karakter religius yang kuat di kalangan siswa. Faktor
pendukung dan penghambat penguatan karakter religius siswa di MTsN
2 Sleman melalui ekstrakurikuler keagamaan didukung oleh kemauan
siswa dan berbagai pihak terkait. Namun, keterbatasan waktu,
dukungan masyarakat yang kurang, serta regulasi yang berfokus pada
akademik menjadi kendala yang perlu diatasi.
Collections
- Islamic Education [1275]
