| dc.description.abstract | Latar Belakang: Hiperlipidemia adalah kondisi akumulasi lipid berlebih dalam
darah yang meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk perlemakan hati non-
alkoholik (NAFLD). Di Indonesia, prevalensi hiperlipidemia dan NAFLD tergolong
tinggi, dipengaruhi oleh pola makan tinggi lemak dan aktivitas fisik yang minim.
Akumulasi lipid dalam hati dapat memicu kerusakan sel hati, ditandai oleh
peningkatan SGOT dan SGPT. Terapi statin, meskipun efektif, memiliki efek
samping jangka panjang. Sebagai alternatif, bawang putih siung tunggal (Allium
sativum L.) menawarkan potensi antihiperlipidemia dan antioksidan yang signifikan
berkat kandungan allicin, flavonoid, dan senyawa bioaktif lainnya. Kombinasi
bawang putih siung tunggal dan statin diharapkan mampu mengatasi
hiperlipidemia sekaligus melindungi fungsi hati, sehingga perlu dilakukan
penelitian lebih lanjut.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini memiliki target untuk dapat mengetahui apakah
kombinasi dari ekstrak akuades bawang putih siung tunggal dan simvastatin
memiliki potensi yang lebih baik dibandingkan simvastatin tunggal.
Metode Penelitian: Penelitian true experimentel post test group design ini
menggunakan subjek penelitian berupa tikus putih jantan galur wistar. Sebanyak
24 subjek penelitian dibagi menjadi empat kelompok setelah induksi diet tinggi
lemak selama 28 hari menjadi kelompok K+, K-, P1, dan P2 dengan perlakuan
secara berturut-turut adalah simvastatin, tanpa intervensi, ekstrak bawang, serta
simvastatin dan ekstrak bawang. Perlakuan dilakukan selama 14 hari yang
kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan menggunakan metode
spektrofotometer.
Hasil: Perbandingan antar kelompok pada parameter SGOT menunjukkan hasil
yang signifikan dengan nilai p<0,05, tetapi pada parameter SGPT, hasil tidak
signifikan yang ditunjukkan dengan nilai p>0,05.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat pengaruh yang signifikan dari
kombinasi ekstrak akuades bawang putih siung tunggal dan simvastatin dalam
menurunkan kadar SGOT, tetapi tidak terdapat pengaruh yang signifikan dalam
menurunkan kadar SGPT. | en_US |