Show simple item record

dc.contributor.authorSatria, Dafi Irsan
dc.date.accessioned2024-12-18T05:05:07Z
dc.date.available2024-12-18T05:05:07Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/54012
dc.description.abstractLatar Belakang: Hiperlipidemia adalah kondisi akumulasi lipid berlebih dalam darah yang meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk perlemakan hati non- alkoholik (NAFLD). Di Indonesia, prevalensi hiperlipidemia dan NAFLD tergolong tinggi, dipengaruhi oleh pola makan tinggi lemak dan aktivitas fisik yang minim. Akumulasi lipid dalam hati dapat memicu kerusakan sel hati, ditandai oleh peningkatan SGOT dan SGPT. Terapi statin, meskipun efektif, memiliki efek samping jangka panjang. Sebagai alternatif, bawang putih siung tunggal (Allium sativum L.) menawarkan potensi antihiperlipidemia dan antioksidan yang signifikan berkat kandungan allicin, flavonoid, dan senyawa bioaktif lainnya. Kombinasi bawang putih siung tunggal dan statin diharapkan mampu mengatasi hiperlipidemia sekaligus melindungi fungsi hati, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Tujuan Penelitian: Penelitian ini memiliki target untuk dapat mengetahui apakah kombinasi dari ekstrak akuades bawang putih siung tunggal dan simvastatin memiliki potensi yang lebih baik dibandingkan simvastatin tunggal. Metode Penelitian: Penelitian true experimentel post test group design ini menggunakan subjek penelitian berupa tikus putih jantan galur wistar. Sebanyak 24 subjek penelitian dibagi menjadi empat kelompok setelah induksi diet tinggi lemak selama 28 hari menjadi kelompok K+, K-, P1, dan P2 dengan perlakuan secara berturut-turut adalah simvastatin, tanpa intervensi, ekstrak bawang, serta simvastatin dan ekstrak bawang. Perlakuan dilakukan selama 14 hari yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan menggunakan metode spektrofotometer. Hasil: Perbandingan antar kelompok pada parameter SGOT menunjukkan hasil yang signifikan dengan nilai p<0,05, tetapi pada parameter SGPT, hasil tidak signifikan yang ditunjukkan dengan nilai p>0,05. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat pengaruh yang signifikan dari kombinasi ekstrak akuades bawang putih siung tunggal dan simvastatin dalam menurunkan kadar SGOT, tetapi tidak terdapat pengaruh yang signifikan dalam menurunkan kadar SGPT.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHiperlipidemiaen_US
dc.subjectBawang Putih Siung Tunggalen_US
dc.subjectSimvastatinen_US
dc.subjectEnzim Heparen_US
dc.subjectSGPTen_US
dc.subjectSGOTen_US
dc.titlePengaruh Kombinasi Ekstrak Akuades Bawang Putih Siung Tunggal (Allium Sativum L.) dan Simvastatin Terhadap Kadar Enzim Hepar pada Tikus Model Hiperlipidemiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20711018


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record