• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Kombinasi Ekstrak Akuades Bawang Putih Siung Tunggal (Allium Sativum L.) dan Simvastatin Terhadap Kadar Enzim Hepar pada Tikus Model Hiperlipidemia

    Thumbnail
    View/Open
    20711018.pdf (2.055Mb)
    Date
    2024
    Author
    Satria, Dafi Irsan
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Hiperlipidemia adalah kondisi akumulasi lipid berlebih dalam darah yang meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk perlemakan hati non- alkoholik (NAFLD). Di Indonesia, prevalensi hiperlipidemia dan NAFLD tergolong tinggi, dipengaruhi oleh pola makan tinggi lemak dan aktivitas fisik yang minim. Akumulasi lipid dalam hati dapat memicu kerusakan sel hati, ditandai oleh peningkatan SGOT dan SGPT. Terapi statin, meskipun efektif, memiliki efek samping jangka panjang. Sebagai alternatif, bawang putih siung tunggal (Allium sativum L.) menawarkan potensi antihiperlipidemia dan antioksidan yang signifikan berkat kandungan allicin, flavonoid, dan senyawa bioaktif lainnya. Kombinasi bawang putih siung tunggal dan statin diharapkan mampu mengatasi hiperlipidemia sekaligus melindungi fungsi hati, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Tujuan Penelitian: Penelitian ini memiliki target untuk dapat mengetahui apakah kombinasi dari ekstrak akuades bawang putih siung tunggal dan simvastatin memiliki potensi yang lebih baik dibandingkan simvastatin tunggal. Metode Penelitian: Penelitian true experimentel post test group design ini menggunakan subjek penelitian berupa tikus putih jantan galur wistar. Sebanyak 24 subjek penelitian dibagi menjadi empat kelompok setelah induksi diet tinggi lemak selama 28 hari menjadi kelompok K+, K-, P1, dan P2 dengan perlakuan secara berturut-turut adalah simvastatin, tanpa intervensi, ekstrak bawang, serta simvastatin dan ekstrak bawang. Perlakuan dilakukan selama 14 hari yang kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan menggunakan metode spektrofotometer. Hasil: Perbandingan antar kelompok pada parameter SGOT menunjukkan hasil yang signifikan dengan nilai p<0,05, tetapi pada parameter SGPT, hasil tidak signifikan yang ditunjukkan dengan nilai p>0,05. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat pengaruh yang signifikan dari kombinasi ekstrak akuades bawang putih siung tunggal dan simvastatin dalam menurunkan kadar SGOT, tetapi tidak terdapat pengaruh yang signifikan dalam menurunkan kadar SGPT.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/54012
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV