Show simple item record

dc.contributor.authorAshari, Andri Pangestu
dc.date.accessioned2024-12-16T03:42:42Z
dc.date.available2024-12-16T03:42:42Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53957
dc.description.abstractPengelolaan limbah plastik yang kurang memadai di Indonesia menjadi masalah lingkungan yang serius karena sifatnya yang sulit terurai. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pemanfaatan sampah multilayer melalui metode solidifikasi untuk membuat batako sebagai bahan bangunan. Penelitian ini menguji kualitas batako yang dihasilkan dengan campuran plastik multilayer sebanyak 2%, 4%, 6%, dan 8%, serta kontrol, dengan campuran semen 1,25 kg dan pasir 10 kg. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan tertinggi sebesar 26 kg/cm2 (2,54 MPa) terdapat pada variasi 2%, sedangkan terendah sebesar 9 kg/cm2 (0,89 MPa) pada variasi 8%. Uji penyerapan air menunjukkan nilai tertinggi sebesar 12,30% pada variasi 2% dan terendah sebesar 10,09% pada variasi 8%. Dari analisis perhitungan penggunaan batako plastik multilayer didapatkan persentase pengurangan sampah plastik multilayer sebesar 0,99%. Analisis tekno-ekonomi menunjukkan bahwa batako dengan campuran plastik multilayer memiliki harga jual lebih tinggi dibandingkan batako konvensional, dengan harga dasar Rp 4.823 dan harga jual Rp 5.992 per batako, menghasilkan keuntungan Rp 999 per batako atau Rp 399.616 per hari. Nilai Break Even Point (BEP) tercapai pada penjualan 174.507 batako dalam waktu 1 tahun 2 bulan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBatakoen_US
dc.subjectPlastic Multilayeren_US
dc.subjectSolidifikasien_US
dc.subjectTekno-ekonomien_US
dc.titlePemanfaatan Sampah Plastik Multilayer Sebagai Alternatif Bahan Baku Pembuatan Batako dengan Metode Solidifikasien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20513081


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record