Pemanfaatan Sampah Plastik Multilayer Sebagai Alternatif Bahan Baku Pembuatan Batako dengan Metode Solidifikasi
Abstract
Pengelolaan limbah plastik yang kurang memadai di Indonesia menjadi masalah
lingkungan yang serius karena sifatnya yang sulit terurai. Salah satu solusi yang
ditawarkan adalah pemanfaatan sampah multilayer melalui metode solidifikasi
untuk membuat batako sebagai bahan bangunan. Penelitian ini menguji kualitas
batako yang dihasilkan dengan campuran plastik multilayer sebanyak 2%, 4%, 6%,
dan 8%, serta kontrol, dengan campuran semen 1,25 kg dan pasir 10 kg. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan tertinggi sebesar 26 kg/cm2 (2,54 MPa)
terdapat pada variasi 2%, sedangkan terendah sebesar 9 kg/cm2 (0,89 MPa) pada
variasi 8%. Uji penyerapan air menunjukkan nilai tertinggi sebesar 12,30% pada
variasi 2% dan terendah sebesar 10,09% pada variasi 8%. Dari analisis
perhitungan penggunaan batako plastik multilayer didapatkan persentase
pengurangan sampah plastik multilayer sebesar 0,99%. Analisis tekno-ekonomi
menunjukkan bahwa batako dengan campuran plastik multilayer memiliki harga
jual lebih tinggi dibandingkan batako konvensional, dengan harga dasar Rp 4.823
dan harga jual Rp 5.992 per batako, menghasilkan keuntungan Rp 999 per batako
atau Rp 399.616 per hari. Nilai Break Even Point (BEP) tercapai pada penjualan
174.507 batako dalam waktu 1 tahun 2 bulan.
Collections
- Environmental Engineering [1834]
