Show simple item record

dc.contributor.authorFakhrunnisa, Syuhda
dc.date.accessioned2024-12-09T02:01:46Z
dc.date.available2024-12-09T02:01:46Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53912
dc.description.abstractPerkembangan teknologi web telah menghadirkan berbagai framework front-end dengan karakteristik yang beragam untuk mendukung performa dan pengalaman pengguna yang optimal. Laporan ini menganalisis performa tiga framework populer, yaitu ReactJS, VueJS, dan Blade Templating Engine, dalam konteks pengembangan platform talent pool di PT Javan Cipta Solusi. Pemilihan framework ini didasarkan pada pendekatan berbeda dalam rendering konten web, di mana ReactJS dan VueJS mewakili framework JavaScript modern yang mendukung interaksi dinamis, sedangkan Blade, yang terintegrasi dengan Laravel, berfokus pada server-side rendering. Selain analisis performa, laporan ini juga membahas dokumentasi dan peran pengembang dalam proses pengembangan, termasuk pentingnya penyusunan dokumentasi teknis, manajemen proyek, dan koordinasi dalam tim. Kajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai performa dan keandalan masing-masing teknologi dalam menghadirkan aplikasi web yang cepat dan responsif. Pengujian dilakukan menggunakan Google Lighthouse dan Chrome DevTools Performance tab untuk mengevaluasi aspek kinerja, aksesibilitas, praktik terbaik, dan optimisasi SEO. Google Lighthouse memberikan gambaran umum terkait performa aplikasi secara keseluruhan, sementara Chrome DevTools Performance tab menyediakan data real- time pada beberapa metrik kinerja penting (Core Web Vitals), seperti Largest Contentful Paint (LCP), Cumulative Layout Shift (CLS), dan Interaction to Next Paint (INP), yang relevan untuk memahami tingkat responsivitas aplikasi web. Hasil pengujian menunjukkan bahwa setiap framework memiliki keunggulan dan kekurangan spesifik. ReactJS menunjukkan keunggulan dalam aspek praktik terbaik dan optimisasi SEO serta stabilitas tata letak, sedangkan Blade lebih unggul dalam waktu pemuatan awal konten, sementara VueJS, dengan integrasi yang fleksibel dalam Laravel, menawarkan fleksibilitas serta performa responsif pada interaksi pengguna, meskipun memerlukan optimalisasi lebih lanjut pada beberapa metrik kinerja spesifik. Rekomendasi pemilihan framework ini diharapkan dapat mendukung pengembangan aplikasi web yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik proyek.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectWeb Performanceen_US
dc.subjectFrameworken_US
dc.subjectReactJSen_US
dc.subjectVueJSen_US
dc.subjectBlade Templating Engineen_US
dc.subjectGoogle Lighthouseen_US
dc.subjectChrome DevToolsen_US
dc.titleAnalisis Perbandingan Kinerja Front End Framework pada Pengembangan Proyek Talent Pool Platform (Studi Kasus: PT Javan Cipta Solusi)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20523238


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record