Analisis Perbandingan Kinerja Front End Framework pada Pengembangan Proyek Talent Pool Platform (Studi Kasus: PT Javan Cipta Solusi)
Abstract
Perkembangan teknologi web telah menghadirkan berbagai framework front-end dengan
karakteristik yang beragam untuk mendukung performa dan pengalaman pengguna yang
optimal. Laporan ini menganalisis performa tiga framework populer, yaitu ReactJS, VueJS,
dan Blade Templating Engine, dalam konteks pengembangan platform talent pool di PT Javan
Cipta Solusi. Pemilihan framework ini didasarkan pada pendekatan berbeda dalam rendering
konten web, di mana ReactJS dan VueJS mewakili framework JavaScript modern yang
mendukung interaksi dinamis, sedangkan Blade, yang terintegrasi dengan Laravel, berfokus
pada server-side rendering. Selain analisis performa, laporan ini juga membahas dokumentasi
dan peran pengembang dalam proses pengembangan, termasuk pentingnya penyusunan
dokumentasi teknis, manajemen proyek, dan koordinasi dalam tim.
Kajian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai performa dan
keandalan masing-masing teknologi dalam menghadirkan aplikasi web yang cepat dan
responsif. Pengujian dilakukan menggunakan Google Lighthouse dan Chrome DevTools
Performance tab untuk mengevaluasi aspek kinerja, aksesibilitas, praktik terbaik, dan
optimisasi SEO. Google Lighthouse memberikan gambaran umum terkait performa aplikasi
secara keseluruhan, sementara Chrome DevTools Performance tab menyediakan data real-
time pada beberapa metrik kinerja penting (Core Web Vitals), seperti Largest Contentful Paint
(LCP), Cumulative Layout Shift (CLS), dan Interaction to Next Paint (INP), yang relevan untuk
memahami tingkat responsivitas aplikasi web.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa setiap framework memiliki keunggulan dan
kekurangan spesifik. ReactJS menunjukkan keunggulan dalam aspek praktik terbaik dan
optimisasi SEO serta stabilitas tata letak, sedangkan Blade lebih unggul dalam waktu pemuatan
awal konten, sementara VueJS, dengan integrasi yang fleksibel dalam Laravel, menawarkan
fleksibilitas serta performa responsif pada interaksi pengguna, meskipun memerlukan
optimalisasi lebih lanjut pada beberapa metrik kinerja spesifik. Rekomendasi pemilihan
framework ini diharapkan dapat mendukung pengembangan aplikasi web yang sesuai dengan
kebutuhan dan karakteristik proyek.
Collections
- Informatics Engineering [2509]
