• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Chemical Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Prarancangan Pabrik Asam Salisilat dari Fenol dan Karbon Dioksida Kapasitas 55.000 Ton/tahun

    Thumbnail
    View/Open
    20521162.pdf (3.705Mb)
    Date
    2024
    Author
    Andriani, Anggun Wahyu
    Putri, Hemalia Sabilla
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Asam salisilat merupakan senyawa organik yang sangat berguna, terutama dalam bidang farmasi dan kosmetik. Penggunaannya meliputi pembuatan aspirin dan berbagai produk perawatan kulit. Bahan baku yang digunakan untuk pembuatan asam salisilat di Indonesia terdiri dari fenol, karbondioksida, dan natrium hidroksida. Fenol (C6H5OH) adalah senyawa aromatik yang banyak digunakan dalam berbagai industri kimia, termasuk dalam sintesis asam salisilat. Fenol dipilih sebagai bahan baku utama dalam pembuatan asam salisilat karena memiliki reaktivitas kimia yang tinggi, serta tersedia dalam jumlah besar dengan harga yang relatif terjangkau. Potensi bahan baku untuk pembuatan asam salisilat yang mudah tersedia di dalam negeri dimanfaatkan secara optimal, kebutuhan akan asam salisilat di Indonesia dapat terpenuhi secara mandiri. Hal ini akan memberikan dampak positif, terutama dengan mengurangi ketergantungan pada impor, sehingga mampu menekan biaya. Berdasarkan hal tersebut, direncanakan di dirikan Pabrik Asam Salissilat dengan kapasitas 55.000 ton/tahun yang terletak di indramayu, Jawa Barat yang ditinjau dari berbagai faktor. Pendirian pabrik asam salisilat diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan ekspor, membantu memenuhi permintaan global, sekaligus menambah devisa negara dan memperkuat daya saing di pasar internasional. Salah satu metode inovatif untuk produksi asam salisilat adalah melalui reaksi fenol dengan karbon dioksida (CO2), yang dikenal sebagai proses Kolbe-Schmitt. Reaksi ini melibatkan karboksilasi fenol dengan CO2 dalam kondisi tekanan dan suhu tinggi, menghasilkan asam salisilat dengan hasil yang optimal. Terjadi reaksi antara Fenol dan NaOH yang menjadi Sodium Phenoxide dan H2O dan pada reaktor 2 terjadi reaksi antara Sodium Phenoxide dan CO2 membentuk Sodium Salisilate. Untuk mendukung berjalannya pabrik ini digunakan air sebesar 5719,3409 kg/jam yang berasal dari sungai Cimanuk. Kebutuhan listrik mencapai 99,40 kW. Berdasrakan hasil analisa ekonomi menunjukkan Return Of Investment (ROI) sebesar 36,98% sebelum pajak dan 29,59% setelah pajak. Pay Out Time (POT) sebesar 2,3 tahun sebelum pajak dan 1,3 tahun setelah pajak. Break Even Point (BEP) sebesar 58,83%, Shut Down Point (SDP) sebesar 48,17%. Berdasarkan dari analisa dapat disimpulkan bahwa pabrik asam salisilat dari fenol dan karbon dioksida layak untuk didirikan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53888
    Collections
    • Chemical Engineering [1334]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV