Show simple item record

dc.contributor.authorSechano, Nabiel
dc.date.accessioned2024-12-03T03:11:14Z
dc.date.available2024-12-03T03:11:14Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53865
dc.description.abstractKecelakaan kerja yang semakin meningkat menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran akan pentingnya penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di Indonesia. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, sebagai korporasi kita harus menerapkan prosedur yang sesuai dengan K3L (Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan). Selain itu, meningkatkan reputasi perusahaan melalui penerapan program kesehatan dan keselamatan yang mematuhi undang-undang dan peraturan terkait dapat memberikan manfaat bagi karyawan dan vendor yang harus memiliki sistem K3 yang efisien bekerja di lingkungan yang berbahaya dengan risiko kecelakaan yang tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja dengan menggunakan metode HIRARC di PT. XYZ dibagian produksi di area suspension preheater – rotary kiln plant 9 yang dimana tidak terdapat kecelakaan kerja pada satu tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Temuan yang diperoleh menunjukkan adanya 13 sumber bahaya dalam setiap aktivitas dan proses kerja. Bahaya tersebut dibagi ke dalam empat kategori yaitu kategori low dengan jumlah 23 Bahaya, kategori moderate dengan jumlah 4 Bahaya, kategori high dengan jumlah 3 Bahaya dan kategori extreme dengan jumlah 1 Bahaya. Rekomendasi pengendalian disajikan melalui 3 pendekatan yang relevan dengan hierarki pengendalian. Pertama, dengan engineering control seperti pperubahan alat kerja. Selain itu pengendalian pada administrative control pelatihan K3 untuk pekerja, penerapan Standar Operasional Prosedur, dan pengawasan rutin terhadap penerapan kebijkan keselamatan kerja. Terakhir yaitu Alat Pelindung Diri (APD) memberikan instruksi kepada vendor untuk rekomendasi pengendalian APD yang digunakan untuk area panas, termasuk penyediaan perlengkapan seperti menggunakan alumunium helmet, alumunium gloves, alumunium shoes, alumunium apron, masker, dan ear plug.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectKecelakaan Kerjaen_US
dc.subjectKesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)en_US
dc.subjectHIRARCen_US
dc.titleManajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pada Area Suspension Preheater - Rotary Kiln Plant 9 dengan Metode Hirarc (Hazard Identification, Risk Assesment and Risk Control)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522006


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record