• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pada Area Suspension Preheater - Rotary Kiln Plant 9 dengan Metode Hirarc (Hazard Identification, Risk Assesment and Risk Control)

    Thumbnail
    View/Open
    20522006.pdf (4.676Mb)
    Date
    2024
    Author
    Sechano, Nabiel
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Kecelakaan kerja yang semakin meningkat menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran akan pentingnya penerapan kesehatan dan keselamatan kerja di Indonesia. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, sebagai korporasi kita harus menerapkan prosedur yang sesuai dengan K3L (Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan). Selain itu, meningkatkan reputasi perusahaan melalui penerapan program kesehatan dan keselamatan yang mematuhi undang-undang dan peraturan terkait dapat memberikan manfaat bagi karyawan dan vendor yang harus memiliki sistem K3 yang efisien bekerja di lingkungan yang berbahaya dengan risiko kecelakaan yang tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi risiko kecelakaan kerja dengan menggunakan metode HIRARC di PT. XYZ dibagian produksi di area suspension preheater – rotary kiln plant 9 yang dimana tidak terdapat kecelakaan kerja pada satu tahun terakhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Temuan yang diperoleh menunjukkan adanya 13 sumber bahaya dalam setiap aktivitas dan proses kerja. Bahaya tersebut dibagi ke dalam empat kategori yaitu kategori low dengan jumlah 23 Bahaya, kategori moderate dengan jumlah 4 Bahaya, kategori high dengan jumlah 3 Bahaya dan kategori extreme dengan jumlah 1 Bahaya. Rekomendasi pengendalian disajikan melalui 3 pendekatan yang relevan dengan hierarki pengendalian. Pertama, dengan engineering control seperti pperubahan alat kerja. Selain itu pengendalian pada administrative control pelatihan K3 untuk pekerja, penerapan Standar Operasional Prosedur, dan pengawasan rutin terhadap penerapan kebijkan keselamatan kerja. Terakhir yaitu Alat Pelindung Diri (APD) memberikan instruksi kepada vendor untuk rekomendasi pengendalian APD yang digunakan untuk area panas, termasuk penyediaan perlengkapan seperti menggunakan alumunium helmet, alumunium gloves, alumunium shoes, alumunium apron, masker, dan ear plug.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53865
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV