• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Formulasi Nanoemulgel Esktrak Terstandar Daun Kelor (Moringa oleifera) dengan Pembawa CAPRYOL 90

    Thumbnail
    View/Open
    15421086.pdf (1.671Mb)
    Date
    2022
    Author
    Al Mubarok, M. Azkar Zaki
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar belakang: Seiring berkembangnya teknologi, tuntutan untuk menciptakan sediaan yang stabil, nyaman dan mudah diaplikasikan semakin tinggi. Banyak inovasi yang telah dilakukan beberapa tahun ini mengenai sediaan kosmetik. Salah satunya adalah aplikasi nanopartikel, seperti nanoemulsi, nanosilver, nanogold, dan nanoemulgel. Tujuan: Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengembangkan sediaan nanoemulgel dari bahan alam yakni daun kelor sebagai kosmetik dengan aktivitas sebagai antihiperpigmentasi. Metode: Penelitian menggunakan daun kelor sebagai bahan aktif dan akan diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Ekstrak selanjutnya akan distandardisasi untuk memenuhi kontrol kualitas parameter spesifik dan non spesifik. Ekstrak selanjutnya akan diformulasikan ke dalam nanoemulgel dengan pembawa Capryol 90 kemudian sediaan nanoemulgel akan diuji sifat fisik dan penerimaannya oleh responden. Hasil: Dari hasil maserasi diperoleh ekstrak sebanyak 265,188gram dengan rendemen sebesar 13,26% dan telah memenuhi syarat. Setelah dilakukan formulasi didapatkan 3 formula, setiap formula memiliki kadar ekstrak yang berbeda yaitu FI (0.25%), F2 (0,5%), dan F3 (1%). Hasil dari uji ukuran partikel dan polydispersity index nanoemulsi didapatkan hasil masing-masing formula telah memenuhi persyaratan nanopartikel yakni ukuran partikel dalam rentang 10-100 um dan nilai polydispersity index mendekati 0,1. Pada hasil uji keasaman (pH) nanoemulgel masing-masing formula memiliki hasil yang baik yaitu dalam rentang pH kulit wajah 4.5-6.5. Pada uji stabilitas dengan menggunakan metode freeze-thaw dengan 4 siklus tidak terjadi perubahan pada setiap formula yang menandakan sediaan ini stabil dalam suhu yang tinggi dan rendah. Pada uji viskositas FI memiliki hasil yang baik dengan hasil dalam rentang 230-1150 CP. Uji hedonik menunjukan 50% responden menyukai F1 dari segi warna, aroma dan tekstur. Kesimpulan: Ekstrak daun kelor terstandar dapat diformulasikan dan dikembangkan menjadi nenoemulgel dengan pembawa Capryol 90 yang dapat digunakan untuk kosmetik. Kesimpulan: Ekstrak daun kelor terstandar dapat diformulasikan dan dikembangkan menjadi nenoemulgel dengan pembawa Capryol 90 yang dapat digunakan untuk kosmetik.
    URI
    http://hdl.handle.net/123456789/53726
    Collections
    • Pharmacy [1909]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV