Show simple item record

dc.contributor.authorBomantara, Ghalib Krisna
dc.date.accessioned2024-11-01T02:33:29Z
dc.date.available2024-11-01T02:33:29Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53595
dc.description.abstractKeterlambatan penyelesaian proyek merupakan kondisi yang umum terjadi di proyek konstruksi, hal ini terjadi karena faktor risiko yang dapat terjadi proyek konstruksi terutama di CV. Bahana Konstruksi. CV. Bahana Konstruksi merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi dengan pengalaman lebih dari 200 proyek, salah satu proyek yang dikerjakan yaitu pembangunan Badan layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pacitan. Namun, pada pelaksanaan pengerjaan proyek terjadi keterlambatan pada aktivitas proyek. Keterlambatan tersebut terjadi karena beberapa risiko yang tidak diduga oleh pihak perusahaan. Dengan permasalahan tersebut, tujuan dilakukan penelitian ini adalah melakukan analisis aktivitas kritis pada proyek melalui PERT, kemudian menganalisis risiko yang terjadi didalamnya. Hasil pada penelitian didapatkan aktivitas kritis pada proyek tersebut adalah aktivitas A (Pek. Persiapan Umum) – B (Pek. Urugan) – D (Pek. Pondasi) – E (Pek. Beton) – G (Pek. Paving) – K (Pek. Aksesoris) dengan waktu penyelesaian selama 169 hari, dengan probabilitas penyelesaian sebesar 95%. Melalui FMEA didapati risiko teridentifikasi sebanyak 12 aktivitas yang termasuk kategori risiko tinggi yang perlu pengawasan lebih lanjut. Untuk itu, perusahaan dapat melakukan mitigasi risiko keterlambatan dengan rekomendasi pengendalian dari peneliti.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAktivitas Kritisen_US
dc.subjectRisikoen_US
dc.subjectPERTen_US
dc.subjectFMEAen_US
dc.titleAnalisis Pengendalian Risiko Keterlambatan Penyelesaian Proyek Pada Pembangunan Blud Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pacitanen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522053


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record