Show simple item record

dc.contributor.authorHakim, Mirza Syauki
dc.date.accessioned2024-11-01T02:10:09Z
dc.date.available2024-11-01T02:10:09Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53587
dc.description.abstractIndonesia memiliki kekayaan laut yang besar, untuk mendukung aktivitas perikanan tangkap dan budidaya oleh nelayan. Di Provinsi Jawa Barat, Nilai Tukar Nelayan dan Pembudidaya (NTNP) mencerminkan rasio antara harga yang diterma nelayan dengan biaya produksi dan konsumsi yang mereka keluarkan. Penelitian ini membandingkan akurasi dua metode prediksi NTNP, yaitu metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan metode Extreme Leaning Machine (ELM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ARIMA memiliki Tingkat akurasi yang lebih tinggi dengan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 0.4003, dibandingkan metode ELM yang memiliki MAPE sebesar 2.7912. Ini menegaskan bahwa ARIMA lebih baik untuk mempredikksi NTNP di Jawa Barat.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectARIMAen_US
dc.subjectELMen_US
dc.subjectNTNPen_US
dc.titlePerbandingan Extreme Learning Machine (ELM) dan Autoregressive Integrated Moving Average (Arima) Pada Peramalan Nilai Tukar Nelayan dan Pembudidaya (NTNP) Provinsi Jawa Baraten_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20611019


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record