Show simple item record

dc.contributor.authorWardhani, Amany Taqiyyah
dc.date.accessioned2024-10-31T08:15:24Z
dc.date.available2024-10-31T08:15:24Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53575
dc.description.abstractLatar Belakang: Malaria merupakan penyakit menular yang ditransmisikan melalui gigitan nyamuk Anopheles sp betina terinfeksi Plasmodium spp. Perubahan parameter darah seperti anemia merupakan salah satu hal umum dari infeksi malaria. Kejadian anemia akut pada penyakit malaria mayoritas disebabkan oleh kehilangan eritrosit yang tidak terinfeksi. Lokasi penelitian ini di Puskesmas Limau Asri Mimika Papua. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar Hb dengan kejadian malaria dan non-malaria di Puskesmas Limau Asri Mimika Papua Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan bulan Februari – Maret 2021. Terdapat 247 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara univariat dan uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa 117 (47,6%) subjek terdiagnosis malaria. Terdapat 8 (6,8%) kasus malaria disertai anemia dengan 4 (23,5%) malaria campuran dan 4 (23,5%) malaria falciparum (p value = 0,890). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kadar Hb dengan kejadian malaria maupun tanpa malaria dan tidak terdapat hubungan antara kadar Hb dengan infeksi Plasmodium falciparum dan campuran di Puskesmas Limau Asri Mimika Papuaen_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMalariaen_US
dc.subjectPlasmodiumen_US
dc.subjectKadar Hben_US
dc.titleHubungan Kadar Hb dengan Kejadian Infeksi Malaria dan Non-malaria di Puskesmas Limau Asri Mimika Papuaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19711185


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record