Hubungan Kadar Hb dengan Kejadian Infeksi Malaria dan Non-malaria di Puskesmas Limau Asri Mimika Papua
Abstract
Latar Belakang: Malaria merupakan penyakit menular yang ditransmisikan
melalui gigitan nyamuk Anopheles sp betina terinfeksi Plasmodium spp.
Perubahan parameter darah seperti anemia merupakan salah satu hal umum dari
infeksi malaria. Kejadian anemia akut pada penyakit malaria mayoritas disebabkan
oleh kehilangan eritrosit yang tidak terinfeksi. Lokasi penelitian ini di Puskesmas
Limau Asri Mimika Papua.
Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar Hb dengan
kejadian malaria dan non-malaria di Puskesmas Limau Asri Mimika Papua
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain
cross sectional yang dilakukan bulan Februari – Maret 2021. Terdapat 247
responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis secara
univariat dan uji chi-square.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa 117 (47,6%) subjek terdiagnosis malaria.
Terdapat 8 (6,8%) kasus malaria disertai anemia dengan 4 (23,5%) malaria
campuran dan 4 (23,5%) malaria falciparum (p value = 0,890).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kadar Hb dengan kejadian malaria
maupun tanpa malaria dan tidak terdapat hubungan antara kadar Hb dengan
infeksi Plasmodium falciparum dan campuran di Puskesmas Limau Asri Mimika
Papua
Collections
- Medical Education [2954]
