Show simple item record

dc.contributor.authorAbror, Muhammad Haikal Akhdanul
dc.date.accessioned2024-10-31T01:44:16Z
dc.date.available2024-10-31T01:44:16Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53534
dc.description.abstractTingginya penggunaan semen sebagai salah satu bahan penyusun beton memiliki efek negatif bagi lingkungan, karena proses produksi semen menghasilkan emisi berupa pelepasan 0,8 ton karbon dioksida (CO2) setiap per ton semennya ke atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca. Oleh karena itu diperlukan alternatif bahan substitusi lain seperti abu jerami gandum dan abu sekam padi. Penelitian menunjukkan bahwa abu jerami gandum dan abu sekam padi mempunyai kandungan beberapa zat yang juga terkandung dalam semen, seperti silika dan alumina yang cukup tinggi (86,94%; 67,34% dan 0,20%; 6,44%). Di samping itu ukuran abu jerami gandum yang kecil dapat menjadi pengisi yang baik pada rongga-rongga yang ada pada campuran beton. Sehingga hal ini dapat meningkatkan kuat tekan beton. Pada penelitian ini digunakan bahan substitusi berupa abu sekam padi dan abu jerami gandum sebanyak 2%, 4%, 5%, 6%, dan 8% dari berat semen. Perhitungan perencanaan campuran beton menggunakan (SNI 2834, 2000) dengan kuat tekan rencana 30 MPa. Sedangkan pengujian dilakukan terhadap kuat tekan beton dan modulus elastisitas beton pada umur 7 dan 28 hari sesuai (SNI 2847, 2019). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi sebagian semen dengan abu jerami gandum dan abu sekam padi terhadap kuat tekan beton dan modulus elastisitas beton, serta mengetahui komposisi campuran beton yang menghasilkan kuat tekan beton maksimum pada umur 7 hari dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan mensubstitusi sebagian semen dengan abu sekam padi dan abu jerami gandum dapat meningkatkan kuat tekan beton dan modulus elastisitas beton. Hasil pengujian kuat tekan beton dengan mensubstitusi sebagian semen dengan abu sekam padi dan abu jerami gandum pada umur 7 hari dengan kadar 2%, 4%, dan 5% mengalami peningkatan sebesar 2,161%, 2,623%, dan 5,315%, pada umur 28 hari dengan kadar 5% mengalami peningkatan sebesar 2,436%. Hasil pengujian modulus elastisitas beton dengan mensubstitusi sebagian semen dengan abu sekam padi dan abu jerami gandum pada campuran beton untuk perbedaan modulus elastisitas beton pengujian dan teoritis telah sesuai dengan yang disyaratkan pada (SNI 2847, 2019) adalah sebesar 20%. Peningkatan modulus elastisitas beton paling tinggi terjadi pada kadar 5% dengan peningkatan sebesar 7,924% dari modulus elastisitas beton umur uji 7 hari. Dengan demikian penggunaan abu sekam padi dan abu jerami gandum pada penelitian ini mampu meningkatkan kuat tekan dan modulus elastisitas beton dengan kadar maksimum 5%.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectBetonen_US
dc.subjectAbu Sekam Padien_US
dc.subjectAbu Jerami Gandumen_US
dc.subjectKuat Tekanen_US
dc.subjectModulus Elastisitasen_US
dc.titleAnalisis Pengaruh Penggunaan Abu Sekam Padi dan Abu Jerami Gandum Sebagai Substitutor Sebagian Semen dalam meningkatkan Kuat Tekan Betonen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20511096


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record