Show simple item record

dc.contributor.authorDonny, Zayyanna Odelia
dc.date.accessioned2024-10-31T01:34:56Z
dc.date.available2024-10-31T01:34:56Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53531
dc.description.abstractLatar belakang: Gagal jantung (heart failure) adalah masalah medis yang ditandai dengan ketidakmampuan jantung untuk memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan normal metabolisme tubuh. Sacubitril/valsartan merupakan obat baru dari golongan angiotensin receptor-neprilysin inhibitors (ARNI) yang mekanisme aksinya belum didefinisikan dengan baik, namun telah terbukti dapat memperbaiki luaran klinis pasien gagal jantung. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik pasien, gambaran pemberian terapi sacubitril/valsartan pada pasien serta mengetahui perbedaan lama rawat inap antara pasien gagal jantung di RS PKU Muhammadiyah Gamping antara yang mendapatkan dengan yang tidak mendapatkan terapi sacubitril/valsartan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ditentukan secara purposive dari populasi terjangkau yang memenuhi kriteria penelitian. Subjek penelitian adalah pasien rawat inap dengan diagnosis gagal jantung di instalasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan sacubitril/valsartan pada pasien gagal jantung akan dianalisis menggunakan metode Chi Square. Hasil: Penelitian ini melibatkan 157 pasien gagal jantung yang menjalani rawat inap, dengan 11 pasien yang memperoleh terapi sacubitril/valsartan. Mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki dan berusia di atas 60 tahun, serta lama rawat inap rata-UDWD KDUL. Data obat-obatan menunjukkan furosemide sebagai obat yang paling sering digunakan, diikuti oleh spironolactone dan digoxin. Hubungan lama rawat inap terhadap penggunaan sacubitril/valsartan diperoleh dari ILVKHU¶VH[DFW test dengan nilai P-value > 0,05. Kesimpulan: Pemberian terapi sacubitril/valsartan menunjukkan hasil yang sangat positif pada pasien gagal jantung, dengan semua pasien yang tercatat mengalami perbaikan. Meskipun demikian, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara lama rawat inap pasien terhadap penggunaan sacubitril/valsartan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectAngiotensin Receptor-neprilysin Inhibitorsen_US
dc.subjectGagal Jantungen_US
dc.subjectRumah Sakit PKU Muhammadiyah Gampingen_US
dc.subjectSacubitril/valsartanen_US
dc.titleAnalisis Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Penggunaan Obat Kombinasi Sacubitril/valsartan Pada Pasien Gagal Jantung di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakartaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20613199


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record