Analisis Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Penggunaan Obat Kombinasi Sacubitril/valsartan Pada Pasien Gagal Jantung di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta
Abstract
Latar belakang: Gagal jantung (heart failure) adalah masalah medis yang ditandai
dengan ketidakmampuan jantung untuk memompa darah yang cukup untuk
memenuhi kebutuhan normal metabolisme tubuh. Sacubitril/valsartan merupakan
obat baru dari golongan angiotensin receptor-neprilysin inhibitors (ARNI) yang
mekanisme aksinya belum didefinisikan dengan baik, namun telah terbukti dapat
memperbaiki luaran klinis pasien gagal jantung.
Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik pasien, gambaran pemberian terapi
sacubitril/valsartan pada pasien serta mengetahui perbedaan lama rawat inap antara
pasien gagal jantung di RS PKU Muhammadiyah Gamping antara yang
mendapatkan dengan yang tidak mendapatkan terapi sacubitril/valsartan.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross
sectional. Sampel penelitian ditentukan secara purposive dari populasi terjangkau
yang memenuhi kriteria penelitian. Subjek penelitian adalah pasien rawat inap
dengan diagnosis gagal jantung di instalasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah
Gamping. Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan
sacubitril/valsartan pada pasien gagal jantung akan dianalisis menggunakan metode
Chi Square.
Hasil: Penelitian ini melibatkan 157 pasien gagal jantung yang menjalani rawat
inap, dengan 11 pasien yang memperoleh terapi sacubitril/valsartan. Mayoritas
pasien berjenis kelamin laki-laki dan berusia di atas 60 tahun, serta lama rawat inap
rata-UDWD KDUL. Data obat-obatan menunjukkan furosemide sebagai obat yang
paling sering digunakan, diikuti oleh spironolactone dan digoxin. Hubungan lama
rawat inap terhadap penggunaan sacubitril/valsartan diperoleh dari ILVKHU¶VH[DFW
test dengan nilai P-value > 0,05.
Kesimpulan: Pemberian terapi sacubitril/valsartan menunjukkan hasil yang sangat
positif pada pasien gagal jantung, dengan semua pasien yang tercatat mengalami
perbaikan. Meskipun demikian, tidak ditemukan perbedaan signifikan antara lama
rawat inap pasien terhadap penggunaan sacubitril/valsartan.
Collections
- Pharmacy [1909]
