PRODUKSI ABON CABAI SEBAGAI INOVASI PRODUK UMKM MASYARAKAT DESA KALIBENING, KECAMATAN DUKUN, KABUPATEN MAGELANG
Date
2024-10-16Author
Dwikusuma, Susilo
Mahardika R, M Genta
Farhansyah S, Geniel
Vanya Tatia Kamal, Nashatra
Annafi, Irena
Fardhena F, Divya
Lailika, Nur
Wibowo, Tegar
El Rois, Rofiq
Fitri, Noor
Metadata
Show full item recordAbstract
Pengembangan produk olahan cabai menjadi abon cabai kering merupakan solusi yang diusulkan untuk mengatasi fluktuasi harga cabai di Dusun Ngentak 1, Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Produk abon cabai kering ini tidak hanya memberikan nilai tambah pada komoditas cabai, tetapi juga menjadi peluang usaha bagi masyarakat setempat melalui pengembangan UMKM. Tantangan utama yang dihadapi meliputi kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pengolahan produk, desain kemasan, dan strategi pemasaran. Tujuan Pemberdayaan Masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UII Angkatan 69 adalah produksi abon cabai sebagai salah satu inovasi usaha UMKM. Pelaksanaan program pemberdayaan terdiri atas beberapa tahapan, yaitu: (i) Survey dan observasi petani cabe di Desa kalibening; (ii) Studi literatur dan FGD dengan narasumber pengusaha boncabe; (iii) Pelaksanaan dan pendampingan produksi boncabe; (iv) Evaluasi hasil produksi; dan (v) desain kemasan dan pelatihan digital marketing. Peserta Pelatihan adalah ibu-ibu PKK dan petani cabe. Hasil pelatihan berupa produk abon cabai kering dalam kemasan siap jual. Peserta pelatihan juga memiliki keterampilan berwira-usaha dan dapat menciptakan produk yang berkelanjutan. Produk abon cabai kering merupakan salah satu usaha UMKM yang mampu meningkatkan stabilitas ekonomi masyarakat, sekaligus mengatasi masalah ketidakstabilan harga cabai akibat perubahan cuaca.
