Penerapan Model Kompartemen Rantai Markov Waktu Kontinu Terhadap Kasus COVID-19 di Indonesia (Studi Kasus : Kasus COVID-19 di Indonesia)
Abstract
Penelitian ini mengajukan model kompartemen SVIRD untuk menjelaskan
dinamika COVID-19 melalui proses Continuous-Time Markov Chain (CTMC).
Model ini direpresentasikan secara matematis menggunakan Persamaan Diferensial
Biasa (ODE), dan probabilitas transisi antar state ditentukan untuk menggambarkan
perpindahan rinci antar kompartemen yang meliputi susceptible, vaccinated,
infectious, recovered, dan dead. Data COVID-19 dari Indonesia diintegrasikan ke
dalam model melalui fitting distribusi guna menentukan distribusi yang paling
sesuai untuk kasus konfirmasi, sembuh, dan meninggal. Hasil fitting distribusi
tersebut digunakan sebagai dasar untuk pemodelan lebih lanjut, dengan nilai
likelihood dihitung berdasarkan kesesuaian antara parameter dan data observasi,
yang menjadi dasar evaluasi model yang diestimasi. Estimasi parameter dilakukan
menggunakan metode Iterated Filtering untuk memperoleh estimasi maksimum
likelihood (MLE). Evaluasi model dilakukan melalui 100 kali simulasi untuk
membandingkan prediksi model dengan data aktual. Hasil evaluasi menunjukkan
bahwa model CTMC SVIRD mampu memprediksi kasus meninggal dengan sangat
baik, ditunjukkan oleh nilai MAPE terkecil sebesar 0.4046%. Namun, untuk kasus
terkonfirmasi dan sembuh, prediksi model kurang baik dengan nilai MAPE terkecil
masing-masing sebesar 71.872% dan 62.9%, menunjukkan adanya ketidakcocokan
antara prediksi model dengan data aktual pada kedua kategori tersebut.
Collections
- Statistics [1251]
