Show simple item record

dc.contributor.authorJannah, Laila Ulfa Izzatul
dc.date.accessioned2024-10-30T03:37:32Z
dc.date.available2024-10-30T03:37:32Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53442
dc.description.abstractTelah dilakukan penelitian tentang pengelolaan sampah organik dan anorganik menggunakan teknologi insenerator dengan metode wet scrubber. Sampah yang digunakan yaitu sampah organik maupun anorganik. Sampah dikeringkan terlebih dahulu selama 30 menit di bawah sinar matahari untuk menghilangkan sisa air, lalu dilakukan pembakaran dan dipelajari kandungan gas asap pembakaran. Penelitian ini juga mempelajari perbandingan gas buang NO2 pada insinerator, wet scrubber, dan cerobong akhir, serta gas buang SO2 pada insinerator, wet scrubber, dan cerobong akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar gas buang NO2 dan SO2 sama-sama mengalami penurunan pada setiap prosesnya dari insinerator sampai cerobong akhir, untuk kadar gas buang NO2 sebesar13,72 mg/Nm3, dan untuk kadar gas buang SO2 sebesar 107,680 mg/Nm3 Pemberian zeolit dan arang aktif dapat secara efektif membantu menurunkan kadar NO2 dan SO2 dengan cara adsorpsi. Pengaruh wet dan dry scrubber juga sangat penting untuk mengurangi kadar NO2 dan SO2 dengan cara menyemprotkan air. Berdasarkan hal tersebut, gas buang pembakaran sampah aman untuk dibuang ke lingkungan karena di bawah ambang batas yang ditetapkan oleh KLHK, yaitu untuk nitrogen oksida sebesar 470 mg/Nm3 , dan untuk sulfur dioksida sebesar 210 mg/Nm3en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGas buang NO2 dan SO2en_US
dc.subjectSampah Organik dan Anorganiken_US
dc.subjectInsineratoren_US
dc.subjectWet Scrubberen_US
dc.subjectPembakaranen_US
dc.titlePengelolaan Sampah Organik dan Anorganik menggunakan Teknologi Insenerator dengan Metode Wet Scrubberen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20612038


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record