• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Informatics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Health Technology Assessment Purwarupa Identifikasi Tuberculosis di Kabupaten Sleman

    Thumbnail
    View/Open
    18917111.pdf (3.908Mb)
    Date
    2023
    Author
    Fatmawati
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Health technology assessment (HTA) merupakan evaluasi secara sistematis, efek, dan/atau dampak dari teknologi kesehatan yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada pembuat kebijakan yang berhubungan dengan teknologi kesehatan untuk meminimalkan biaya dan mencegah penggunaan teknologi yang diragukan. HTA telah banyak digunakan dalam melakukan penilaian terhadap teknologi kesehatan, salah satunya untuk alat kesehatan. Alat kesehatan yang dinilai dengan HTA pada penelitaian ini adalah purwarupa identifikasi TB. Fasilitas kesehatan seperti PUSKESMAS masih menggunakan mikroskop binokular untuk deteksi BTA. Mikroskop yang digunakan masih manual sehingga dikembangkan alat sistem berbantu komputer untuk memudahkan penggunaan mikroskop. Namun, kriteria penilaian yang digunakan belum ada ketentuan khusus untuk alat kesehatan. Pada penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui kriteria apa saja yang sering digunakan pada HTA untuk alat kesehatan, dan menilai potensi dari purwarupa identifikasi TB untuk diterapkan di PUSKESMAS. Metode yang digunakan dalam penilaian alat tersebut adalah studi literatur, FGD dengan narasumber, dan penarikan kesimpulan. Studi literatur dilakukan untuk mengetahui kriteria apa saja yang digunakan dalam HTA untuk alat kesehatan, dan kemudian kriteria tersebut digunakan dalam penilaian alat purwarupa identifikasi TB. Hasil pencarian literatur yang telah dilakukan validasi dengan FGD, kemudian didapatkan kriteria yang digunakan dalam HTA, yaitu: ekonomi, keamanan, efektivitas, organisasi, masalah kesehatan dan teknologi yang digunakan, deskripsi teknologi kesehatan, etika, pasien dan sosial, legal, human and cognitive, professional dan organisasi, training, workpat, cost per patient, coverage, unit cost, clinical benefit, quality of life, opinion, evidence, dan aspek perspektif strategi dan politik. Penggunaan kriteria tersebut diterapkan untuk penilaian purwarupa identifikasi TB. Purwarupa dinilai sudah inovatif dan berpotensi untuk diterapkan di PUSKESMAS karena dapat mempermudah pekerjaan ATLM dalam mendeteksi BTA lebih cepat dan akurat. Dari sisi ekonomi, dibutuhkan perancangan anggaran terlebih dahulu, dan diperlukan analisis lebih lanjut terkait evaluasi ekonomi. Untuk penerapan purwarupa identifikasi TB, diberikan rekomendasi dari narasumber apabila iv diterapkan maka harus memenuhi regulasi yang telah ditetapkan minimal pada tingkat Provinsi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53398
    Collections
    • Master of Informatics [361]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV