Show simple item record

dc.contributor.authorSyakur, Shobbarin
dc.date.accessioned2024-10-29T07:42:19Z
dc.date.available2024-10-29T07:42:19Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53374
dc.description.abstractMahasiswa tingkat akhir cenderung rentan mengalami stres selama proses pengerjaan skripsi. Salah satu faktor yang memengaruhi tingkat stres ini adalah karakteristik kepribadian, di mana hardiness merupakan salah satu karakteristik yang mampu menekan stres dan melindungi individu dari dampak negatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara hardiness dan stres pada mahasiswa S1 tingkat akhir, dengan melibatkan 200 responden. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, sampel diambil melalui teknik convenience sampling. Untuk mengukur variabel stres, digunakan skala Student- Life Stress Inventory= (Gadzella, 1991), sedangkan untuk hardiness digunakan skala Dispositional Resilience Scale (DRS-15) yang dikembangkan oleh Bartone (2007). Data dianalisis menggunakan uji korelasi non-parametrik Spearman Rho, dan hasilnya menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara hardiness dan stres pada mahasiswa tingkat akhir. Nilai koefisien korelasi sebesar r = -0.530 dengan signifikansi p = 0.000 (p < 0.05), menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat hardiness seseorang, semakin rendah tingkat stres yang dirasakan. Sebaliknya, semakin rendah hardiness, semakin tinggi tingkat stres yang dialami mahasiswa. Korelasi ini termasuk dalam kategori kuat, menegaskan bahwa hardiness berperan penting dalam menurunkan tingkat stres.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHardinessen_US
dc.subjectMahasiswa Tingkat Akhiren_US
dc.subjectStres Akademiken_US
dc.titleHubungan Antara Hardiness dengan Stres Akademik Pada Mahasiswa Tingkat Akhiren_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320012


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record