Show simple item record

dc.contributor.authorAlif, Muhammad Zaedan
dc.date.accessioned2024-10-29T03:10:54Z
dc.date.available2024-10-29T03:10:54Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/53331
dc.description.abstractProyek konstruksi adalah jenis kegiatan dimana hasil kerjanya sangat dipengaruhi oleh produktivitas tenaga kerja. Pekerja proyek, yang merupakan tenaga ahli yang bekerja langsung di lapangan, harus dapat menghadapi berbagai risiko yang mungkin. Divisi Manajemen Risiko di PT. Hutama Karya (Persero) bertanggung jawab dalam mengendalikan dan mengidentifikasi risiko yang mungkin terjadi di lapangan. Pada saat ini PT. Hutama Karya (Persero) sedang membangun Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS). Dalam proses pembangunan proyek ini, tim lapangan PT. Hutama Karya (Persero) akan memaksimalkan pekerjaan agar memenuhi standar fungsionalitas. Risiko pada proyek ini banyak terjadi baik dari aspek internal maupun eksternal perusahaan, sehingga tujuan penelitian ini, yaitu mengidentifikasi risiko apa saja yang terjadi, memberikan hasil penilaian risiko, mengetahui faktor – faktor penyebab risiko, dan memberikan rekomendasi seperti apa yang diberikan pada Proyek Pembangunan Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Diperoleh hasil dari penelitian ini yaitu terdapat 14 peristiwa risiko yang terjadi dengan kategori peringkat tiga risiko dikategorikan tinggi, tujuh risiko dikategorikan sedang, dan empat risiko dikategorikan rendah. Mitigasi Risiko diberikan pada risiko yang dikategorikan tinggi, mitigasi risiko diberikan berupa, merekrut konsultan yang sesuai dengan kebutuhan proyek, menentukan jadwal demolish agar selesai dengan tepat waktu, kemudian berkomunikasi dan mengajukan review desain kepada konsultan, melakukan inspeksi lingkungan kerja secara rutin, melakukan penataan peralatan dan material yang baik, menganalisis kebutuhan SDM yang jelas, menerapkan jadwal kerja yang fleksibel, melakukan survey harga material lebih detail sesuai dengan kebutuhan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectFMEAen_US
dc.subjectFTAen_US
dc.subjectRisikoen_US
dc.subjectProyek Konstruksien_US
dc.titleAnalisis Risiko Proyek Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) Pada PT. Hutama Karya (Persero) (Studi Kasus: Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus))en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522085


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record