• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Eksistensi Pernikahan Tanpa Anak (Childfree) dalam Komunitas Childfree Indonesia Perspektif Maqashid Syariah

    Thumbnail
    View/Open
    18421178.pdf (1.741Mb)
    Date
    2022
    Author
    Santika, Dina Sylvi Try
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Pada umumnya pasangan suami istri secara alamiah timbul rasa ingin memiliki buah hati. Selain itu salah satu tujuan pernikahan dalam agama Islam adalah untuk meneruskan keturunan dan melanjutkan tugas menjadi khalifah di bumi. Namun zaman sekarang beberapa pasangan suami istri tak terkecuali pasangan muslim memilih untuk tidak memiliki buah hati, fenomena pilihan untuk tidak memiliki anak akhir-akhir ini disebut dengan istilah childfree. Mereka yang memilih childfree demi suatu kepentingan, di mana lebih banyak disebabkan oleh kecemasan berlebih terhadap masa depan, kesehatan reproduksi, kesehatan mental, dan lain-lain. Penelitian ini mendiskripsikan tentang eksistensi childfree dalam komunitas childfree Indonesia sebagai pilihan hidup melalui analisa terhadap komunitas online yang ada di facebook. Beberapa fokus penelitian yang dibahas dalam penelitian ini diantaranya: Pertama, Bagaimana eksistensi pernikahan tanpa anak dalam komunitas Childfree Indonesia?, Kedua, Bagaiman analisis maqashid syariah terhadap pernikahan tanpa anak dalam komunitas Childfree Indonesia?. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi pada beberapa anggota komunitas Childfree Indonesia di facebook. Peneliti juga menggunakan teori Maqashid Syariah Jasser Auda sebagai perspektif teori dan rujukan untuk menganalisis data. Hasil Penelitian ini menyimpulkan, 1) faktor-faktor yang mempengaruhi individu dalam komunitas chikdfree Indonesia untuk menjadi seorang childfree dibagi ke dalam lima kategori. Pertama, berdasarkan alasan pribadi di mana keputusan diambil berasal dari emosi atau batin. Kedua, kondisi psikologis dan medis. Ketiga, kondisi ekonomi. Keempat, alasan filosofis atau prinsip. Kelima, kondisi lingkungan hidup. 2) Konsep childfree dalam perspektif Maqashid Syariah Jasser Auda tidak sepenuhnya dilarang atau salah, karena setiap pasangan atau individu memiliki permasalahan yang berbeda-beda. Apabila dikaitkan dengan pendekatan sistem, maka seseorang atau pasangan boleh menerapkan konsep childfree selama memiliki alasan-alasan yang di perbolehkan agama dan hukum.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53298
    Collections
    • Islamic Law [928]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV