| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh islamic corporate governance,
whistleblowing system, dan board gender diversity terhadap tindakan fraud pada bank
umum syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan
pemilihan sampel sebanyak 12 perushaan yang termasuk ke dalam bank umum syariah
yang tercatat di OJK periode 2011-2020. Metode analisis yang digunakan adalah
metode analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa islamic
corporate governance yang diprosikan dengan dewan komisari memiliki pengaruh
negatif terhadap tindkan fraud, sedangankan proksi lain yaitu dewan komisaris
independen, dewan pengawas syariah, frekuensi rapat dewan pengawas syariah, dan
rapat komite audit tidak berpengaruh terhdap tindakan fraud. untuk variabel
whistleblowing system berpengaruh positif terhadap tindakan fraud dan board gender
diversity berpengaruh negatif terhdap tindakan fraud. | en_US |