Analis Perilaku Pengusaha Yogyakarta dalam Membayar Zakat
Abstract
Zakat merupakan suatu kewajiban bagi umat muslim dimana keberadaannya
dapat mendukung Sustainable Development Goals dan tujuan Islam (maqasid al
shariah). Jika zakat dapat dikelola dengan benar, zakat tidak hanya berfungsi
membersihkan harta dari hak-hak orang lain, namun dapat mengurangi kesenjangan
ekonomi, mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran. Indonesia
sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam masih tergolong
lamban dalam mengelola potensi zakat. Sebagai pungutan dana sosial yang
kedudukannya seperti pajak, negara ini belum memiliki hukum dan sanksi yang
mengikat ketika seorang muslim telah mencapai nisabnya. Pada penelitian ini akan
membahas determinan yang mempengaruhi minat bayar zakat pada lembaga zakat
di Yogyakarta. Determinan yang diduga memiliki pengaruh terdiri dari:
pengetahuan zakat, transparansi lembaga zakat dan religiusitas. Pengusaha dipilih
sebagai objek penelitian karena merupakan salah satu profesi muzaki yang
berpotensi telah mencapai nisabnya. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif
dan regresi linear berganda untuk untuk menguji pengetahuan zakat sebagai
variabel independen, terhadap minat membayar zakat oleh pengusaha pada lembaga
zakat sebagai variabel dependen serta transparansi lembaga zakat dan religiusitas
muzaki sebagai variabel moderating. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa
pengetahuan zakat, transparansi, dan religiusitas berpengaruh positif sighnifikan
terhadap minat bayar zakat pada lembaga zakat. Namun sebagai variabel
moderating, transparansi dan religiusitas tidak terbukti memperkuat pengaruh
pengetahuan zakat terhadap minat bayar pengusaha pada lembaga zakat.
Collections
- Master of Accountancy [313]
