• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Mathematics and Natural Sciences
    • Statistics
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Implementasi Recurrent Neural Network (RNN) & Long Short Term Memory (LSTM) dalam Peramalan Harga Saham Bank Syariah Indonesia (BSI) (Studi Kasus : Harga Penutupan Saham (Closing Price) PT. BSI Periode 9 Mei 2018 sampai 12 Januari 2024)

    Thumbnail
    View/Open
    20611120.pdf (1.129Mb)
    Date
    2024
    Author
    Widodo, Seva Prahurani
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Saham merupakan salah satu instrument keuangan utama yang memiliki peran sentral dalam pasar modal, dimana volatilitas dan dinamika harga saham menjadi faktor penting yang mempengaruhi keputusan investasi. Saham Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi salah satu instrumen yang menarik minat investor, terutama dalam konteks ekonomi syariah. Untuk meminimalisisr risiko kerugian dan mengoptimalkan potensi keuntungan, diperlukan suatu pendekatan analisis prediktif yang akurat dalam meramalkan pergerakan saham. Penelitian ini berfokus pada penggunaan model Recurrent Neural Network (RNN) dan Long Short Term Memory (LSTM) sebagai metode prediksi harga saham BSI. Kedua model ini dipilih karena kemampuannya dalam menangani data deret waktu yang kompleks dan dinamis, yang merupakan karateristik utama dalam prediksi harga saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model LSTM secara signifikan lebih unggul dibandingkan dengan RNN dalam hal akurasi prediksi. Hal ini dibuktikan dengan nilai MAPE yang dicapai oleh model LSTM sebesar 2.22% yang jauh lebih rendah dibandingkan nilai MAPE pada model RNN yang sebesar 24.80%. penelitian ini mengidentifikasi adanya penurunan nilai loss yang konsisten seiring dengan peningkatan jumlah epoch pada kedua model, meskipun LSTM menunjukkan penurunan loss yang lebih stabil dan cepat. Penelitian ini mengidentifikasikan bahwa model LSTM memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menangkap pola- pola temporal yang kompleks dalam data harga saham BSI, sehingga dapat digunakan sebagai alat prediksi yang lebih akurat bagi investor. Dengan demikian, model LSTM dapat memberikan kontribusi yag signifikan dalam keputusan investasi.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/53178
    Collections
    • Statistics [1251]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV