Hubungan Antara Tingkat Depresi dengan Penurunan Berat Badan Pada Lanjut Usia di Panti Lansia Yayasan Wredha Mulya Yogyakarta
Abstract
Latar Belakang: Populasi lansia yang terus meningkat tiap tahunnya perlu
menjadi perhatian dikarenakan akan ada banyak sekali kerentanan yang dapat
terjadi akibat perubahan dalam hidupnya, baik secara fisiologis, peran dan posisi
sosial. Sehingga oleh karena perubahan-perubahan yang terjadi tersebut, akan
ada kemungkinan bahwa para lanjut usia akan mengalami perubahan secara
psikologis yang akan menyumbang rasio disabilitas pada lanjut usia (WHO, 2022).
Salah satu perubahan psikologis yang dapat terjadi berupa perubahan kondisi
mental seperti gangguan kecemasan bahkan depresi. Gejala dari depresi dapat
berupa penurunan suasana hati, berkurangnya energi dan ketertarikan terhadap
suatu hal, penurunan konsentrasi, penurunan kualitas tidur, dan penurunan nafsu
makan. Selain itu, pada lanjut usia akan terjadi perubahan fisik dan penurunan
fungsi organ tubuh. Akibatnya konsumsi dan penyerapan gizi akan terpengaruh
sehingga terjadi resiko penurunan berat badan pada lanjut usia (Maryam, 2016).
Tujuan Penelitian: Mengetahui adanya hubungan antara Tingkat Depresi dengan
Penurunan Berat Badan pada Lanjut Usia di Panti Lansia Yayasan Wredha Mulya
Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional
dengan menggunakan metode pendekatan cross-sectional untuk mengetahui
hubungan antara tingkat depresi dengan penurunan berat badan pada lansia panti
wredha mulya yogyakarta dengan 31 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan
eksklusi. Variabel bebas penelitian ini yaitu tingkat depresi pada lansia, sedangkan
variabel terikatnya yaitu penurunan berat badan. Analisis data penelitian ini
menggunakan analisis univariat dengan tabel distribusi frekuensi. Analisis bivariat
penelitian ini menggunakan uji koefisien korelasi spearman.
Hasil Penelitian: Berdasarkan 31 sampel yang diolah didapatkan hasil analisis
univariat 58,1% lansia memiliki tingkat depresi yang normal dan 41,9% lansia
memiliki tingkat depresi ringan sedang. Lansia yang mengalami penurunan berat
badan sebanyak 54,8% dan lansia yang tidak mengalami penurunan berat badan
sebanyak 45,2%. Hasil analisis bivariat diperoleh p-value 0.661 dengan koefisien
korelasi-0.115.
Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat depresi dengan penurunan
berat badan pada lansia Panti Wredha Mulya Yogyakarta.
Collections
- Medical Education [2954]
